Perpustakaan SMAN 1 Matauli Pandan Raih Sertifikat Akreditasi “A” Dari Perpustakaan Nasional RI Dengan Nilai 97,37

  • Whatsapp
Penyerahan Sertifikat Akteditasi A yang diserahkan lanhsung Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia melalui Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara Ir. Halen Purba, MM yang diwakili oleh Daswar Purba Kepada Kepala Sekolah SMA N 1 Matauli pandan Murdianto, S.Pd, MM

Tapanuli Tengah | Sinarlintasnews.com.com – Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia memberikan Sertifikat Akreditasi dengan kategori “A” kepada Perpustakaan Sekolah SMA N 1 Matauli Pandan. Sertifikat akreditasi tersebut diberikan setelah proses penilaian yang dilakukan oleh Tim Penilai Akreditasi Perpustakaan Nasional RI pada tanggal sejak Desember tahun 2019 lalu.

Penyerahan Sertifikat Akteditasi tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia melalui Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara Ir. Halen Purba, MM yang diwakili oleh Daswar Purba bertempat di Gedung perpustakaan SMA N 1 Matauli pandan di Jalan KH. Dewantara, Sibuluan Indah, Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Rabu (12/8/2020).

Bacaan Lainnya

Penyerahan Akredasi tersebut diserahkan langsung kepada Kepala Sekolah SMA N 1 Matauli Pandan Mardianto, S.Pd. MM yang turut dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Perpustakaan dan Arsib Sinolga Elvrida Sinaga, Para Hruru dan karyawan SMA N 1 Matauli Pandan

Disela-sela penyeraham Sertifikat Akreditasi Perpustakaan SMA N 1 Matauli Pandan tersebut, Daswar Purba menyampaikan bahwa kegiatan akreditasi merupakan kegiatan pengembangan dan peningkatan kualitas pelayanan perpustakaan yang bersifat berkesinambungan dan terus berkembang sesuai dengan perkembangan jaman.

“Yang memberikan Sertifikat Akreditasi ini adalah Perpustakaan Nasional RI langsung, bukan kami dari Provinsi, kami hanya sebagai perpanjang tangan dari pusat untuk menyerahkan, berhubung saat ini masih dalam situasi pandemi,” katanya.

Daswar juga menyampaikan terima kasih kepada Murdianto selaku Kepala Sekolah SMAN 1 Matauli Pandan yang telah banyak mengharumkan nama provinsi Sumatera Utara di dalam dunia pendidikan baik secara Nasional dan juga Internasional. Dengan akreditasi A dengan perolehan Nilai 97,37, SMAN 1 Matauli merupakan nilai yang sangat memuaskan dan nilai tertinggi se Sumatera Utara.

Semetara itu, Murdianto juga menyampaikan terimakasih kepada Perpustakaan Nasional RI juga kepada Kepala Dinas Perpustakaa dan Arsib Sumatera Utara dan kepada para bapak/ibu guru serta seluruh tim telah bekerja keras dalam memajukan perpustakaan SMA N 1 Matauli Pandan hingga memperoleh sertifikat Akreditasi “A”.

“Perpustakaan itu merupakan bagian penting dari suatu sekolah dan sekolah yang bisa exsis untuk berkompetisi bersaing dengan sekolah lain, tidak hanya di Indonesia, harus ditunjang dengan fasilitas perpustakaan yang memadai. Karena perpustakaan itu boleh diibaratkan sebagai jantung sekolah. Proses ajar mengajar dalam era digital, perpustakaan juga tidak bergeser, fungsi dan perannya perpustaakan tetap memegang kendali dalam proses belajar mengajar kepada peserta didik.

Dikatakannya, Perpustakaan SMA Negeri 1 Matauli Pandan pernah mengikuti lomba perpustakaan sekolah tingkat Nasional tahun 2016 mendapat juara III Nasional, dan ditahun 2019, pada bulan November sampai Desember Perpustakaan SMA N 1 Mtauli Pandan di Akteditasi langsung oleh perpustakaan Nasional Indonesia dengan nilai yang memusaskan dengan predikat terbaik 97,37 dari scor maksimum nilai 100.

Baca Juga  Terlibat keributan di capital building anggota-brimob dan ditlantas poldasu dianiaya kelompok oknum anggota dprd sumut

“Ini pencapaian tim yang luar biasa, nilai tersebut merupakan nilai tertinggi yang pernah diraih oleh perpustakaan sekolah se Sumatera Utara sampai dengan saat ini SMAN 1 Matauli adalah nilai tertinggi,” ungkapnya.

Dijelaskannya, perpustakaan SMAN 1 Matauli Pandan tersebut sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas-fasilitas digital, namun masih be tetapi juga belum sempurna. Akan tetapi kedepan, SMAN 1 Matauli Pandan tersebut mempunyai perpustakaan digital yang disebut dengan digital libtary.

“Perbedaannya untuk perpustakaan yang ada sekarang kita sporting untuk refence-reference pembelajaran kepada peserta didik sehingga mempunayi literatur-literatur yang lebih banyak, itu pun tidak cukup, maka SMAN 1 Matauli Pandan bersama yayasan Matauli akan mengembangkan perpustakaan yang ada. Khusus perpustakaan digital itu nanti terkoneksi online langsung dengan perpustakaan-perpustakaan yang ada diselurh dunia dan kalau itu sudah terjadi, maka anak-anak dapat berdiskusi berdioalog langsung mengambil literisi-literasi jurnal-jurnal penelitian karya ilmiah dari perpustakaan seluruh dunia,” jelasnya.

Perpustakaan tersebut memiliki keuntungannya bagi Siswa yang mau belajar ke luar negeri, mereka nanti sudah memikili bekal yang sudah cukup, bagiamana model-model literatur dan referensi yang ada diperguruan-perguruan tinggi yang ada di luar negeri yang akan dituju setelah nanti mereka lulus dari SMAN 1 Matauli Pandan ini.

“Sebagai contoh, anak-anak di Matauli ini ada yang belajar bahasa jerman, dan kita salah satu dari 29 SMA dan SMK se Indonesia yang dibawah binaan langsung oleh kedutaan besar Jerman yang ada di Indonesia yang tergabung dalam sekolah PAS. Sekolah APAS artinya partner sule, sekolah mitra masa depan yang dibina langsung oleh Jerman,” terangnya.

Menurutnya, sebagai Lembaga yang membawahi partner sule yang dinamakan GOETHE-INSTITUT terbut, anak-anak setiap tahun diadakan uji sertivakasi bahasa jerman langsung dari GOETHE-INSTITUT, mereka ada yang A1 level A2 sampai level B1, setiap tahun setiap level A2 terbaik 1 dan 2, lebel A2 mereka mendapat kesempatan belajar bahasa Jerman di Jerman sampai menfapat level B1.

“Sudah banyak siswa-siswa SMAN 1 Matauli yang kuliahnya di Jerman. Dengan adanya digital Library tadi, maka mereka sudah bisa mempersiapkan lebih dini apa yang kompetensi darsar yang harus disipakan suya mereka bisa menyelesaikan study tepat waktu di perguruan tinggi yang ada di Jerman. Dan hanya di Jerman, ada di Jepang, ada di Singapure, ada di Inggris dan dinegara lainnya,” katanya.

Lebih jauh dimelaskan, Kedepan termasuk dalam masa pandemi ini, perpustakaan mempunyai peranan penting untuk yang perpustakaan digital. Anak-anak sekaramg belajar dari rumah kami mengirimpan user-user ID untuk ebook sebagai pendamping dari buku-buku hak copy yang ada diperpustakaan, sehingga anak-anak untuk sementara belajar dari rumah tidak perlu lagi datang kesekolah atau mencari buku-buku yang mahal, tapi sekolah telah telah memfasilitasi dengan Ebook tadi.

“Perlu saya sampaikan, denga posisi perpustakaan SMAN 1 Matauli yang sekarang yangnkita tempatkan ditengah-tengah kegiatan belajar siswa, ini harapan kita akan menimbulkan habit baru. Jadi kebiasan membaca, tradisi membaca akhirnya menjadi budaya berprestasi. Tidak mungkin berprestasi tanpa membaca, tidak mungkin berprestasi tanpa referensi dan tidak mungkin membuat karya ilmiah tanpa refensi atau literatur-literatur ilmiah, sehingga dengan adanya perpustakaan SMAN 1 Matauli yang sudah di akreditasi A ini memberikan keyakinan kepada anak-anak untuk lebih akurat lagi didalam membuat karrya-karya selain prestasi didalam kelas,” terang Murdianto.

Selin itu, Murdianto juga menegaskan, Anak-anak Matuali sudah banyak yang rajin mengikuti penelitian-penelitian tingkat Internasional. Nanti akan kita kembangkan kembali, kerana kalau misalkan kita mempunyai gerakan satu kelompok misalkan 10 siswa membuat satu judul penelitian dnegan 1200 orang Siswa di Matauli ini, berarti minimal setiap tahun target kita ada 120 judul penelitian yang mampu kita lombakan sebagai inovasi kenepan, partisipasi warga matauli ini dalam kancah masyarakat yang ada di Indonesia

“Jadi saya pesan kepada siswa sekalian dan bapak/ibu guru, perpustakaan sudah kita fasilitasi dengan baik, jangan disiasiakan keberadaannya, manfaatkan dengan maksi,al, berikan saran dan masukan mana kala ada hal-hal yang masih kurang terutama masalah pelayanan dan referensi yang ada di perpustakaan kami akan berupaya maksimal bersama Yayasan Maju Tapian Nauli untuk melengkapi dan memenuhi buku-buku referensi yang dibutuhkan oleh seluruh siswa dan bapak ibu/guru,” ungkapnya.

Murdianto juga berharapan dengan adanya perpustakaan terbut dan telah Akreditasi A dengan nilainya sangat memuaskan 97,37. Sudah jelas akan memberikan motifasi internal kepada seluruh siswa juba kepada bapak/ ibu guru dan karyawan gerakan literasi yang ada di SMA N 1 Matauli diaharapkan menjadi lebih semarakkan kembali.

Adapun penilaian yamg dilakukan oleh Pwrpustakaan RI dalam memberikan sertifikat Akreditasi A tersebut melalui Penenilaian yang ada diperpustakaan yang dilakukan oleh perpustakaan nasional itu banyak, antara lain jumlah dan jenis buku yang ada diperpustakaan, sistem informasi manejemen yang dipakai dalam perpustakaan katalognya sudah menggunakan katalog digital, kemudian tega perpustakaan mempunyai ijazah pustaka, karya tulis ilmia oleh bapak/ibu guru dan siswa, ruangan-ruangan yang di desain untuk exsistensi atau mengeluarkan kreasi anak-anak, program-program pembinaan yang ada dimperpustakaan termasuk rentang usia yang dibina, tidak hanya SMA, ada bacaan-bacaan untuk yang anak-anak, ada untuk SMP dan yang SMA dan ada juga materi-materi yang ada di perguruan tinggi, kemudian tentangnpretasi yang sudah di raih oleh perpustakaan itu sendiri, juga luas gedung.

Penyerahan Sertifikat Akteditasi A yang diserahkan lanhsung Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia melalui Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara Ir. Halen Purba, MM yang diwakili oleh Daswar Purba Kepada Kepala Sekolah SMA N 1 Matauli pandan Murdianto, S.Pd, MM

Penulis : Jerry

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.