Foto: Sarinah Lenawati Gulo SIBOLGA — Konferensi Cabang (Konfercab) ke-III Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sibolga resmi berakhir setelah berlangsung selama dua hari, 7–8 Mei 2026. Forum tertinggi organisasi tingkat cabang itu menetapkan Sarinah Lenawati Gulo sebagai Ketua DPC GMNI Sibolga periode mendatang, usai melewati dinamika persidangan yang berlangsung alot dan penuh perdebatan.
Kader asal Komisariat STT Siar Nauli Tapanuli Tengah tersebut terpilih setelah rangkaian sidang organisasi berjalan hingga larut malam. Tingginya tensi dan perbedaan pandangan antar kader membuat jalannya Konfercab berlangsung panjang dan sempat mengalami perpindahan lokasi dari Aula SMK Negeri 3 Sibolga ke Aula Rusunawa Tapanuli Tengah demi melanjutkan agenda persidangan yang belum selesai.
Meski diwarnai perdebatan internal yang cukup tajam, proses Konfercab tetap berlangsung dalam koridor demokrasi organisasi. Forum tersebut menjadi ruang bagi kader GMNI untuk menyampaikan pandangan serta menentukan arah perjuangan organisasi ke depan.
Terpilihnya Sarinah Lenawati Gulo dinilai menjadi momentum baru bagi GMNI Sibolga dalam memperkuat konsolidasi internal dan membangun gerakan mahasiswa yang lebih dekat dengan rakyat.
Sosok Sarinah disebut membawa semangat perubahan sekaligus harapan baru bagi kader muda GMNI di wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah.
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Sarinah mengajak seluruh kader untuk kembali bersatu dan meninggalkan perbedaan yang muncul selama proses konferensi berlangsung.
“Konfercab GMNI Sibolga telah usai. Saya mengajak seluruh kader GMNI Sibolga untuk bersama-sama kembali kepada akar rumput, yaitu rakyat, demi terwujudnya kader yang militan, progresif, dan revolusioner di tanah Sibolga-Tapteng,” ujarnya, Senin (12/5/2026).
Ia menegaskan GMNI harus tetap menjadi organisasi perjuangan yang konsisten mengawal kepentingan masyarakat serta menjaga marwah ideologi nasionalisme yang berpihak kepada rakyat kecil.
Konfercab III ini menjadi catatan penting dalam perjalanan GMNI Sibolga. Selain melahirkan kepemimpinan baru, forum tersebut juga memperlihatkan dinamika organisasi sebagai bagian dari proses demokrasi kader dalam mencari arah perjuangan yang lebih matang dan solid di masa mendatang.
Dengan kepemimpinan baru, GMNI Sibolga diharapkan mampu kembali fokus pada perjuangan kerakyatan serta menciptakan kader-kader yang militan, progresif, dan revolusioner di wilayah Sibolga dan Tapanuli Tengah.(red).
Tidak ada komentar