x

Bupati Tapteng Pimpin Rakor Transisi Darurat ke Pemulihan Pascabencana, Percepat Jadup dan Dana Hunian

waktu baca 2 menit
Sabtu, 4 Apr 2026 23:32 sinarlintas

Tapanuli Tengah Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, SH, MH, membuka Rapat Koordinasi Masa Transisi Darurat ke Pemulihan Pascabencana di Ruang Rapat Cendrawasih, Kantor Bupati Tapanuli Tengah, Sabtu (4/4/2026). Rapat tersebut difokuskan untuk mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat yang terdampak bencana, terutama terkait penyaluran Jaminan Hidup (Jadup) dan Dana Tunggu Hunian (DTH).

Dalam arahannya, Masinton Pasaribu menegaskan bahwa rapat koordinasi tersebut merupakan langkah penting untuk memastikan proses pemulihan berjalan cepat, terpadu, dan tepat sasaran.

“Rapat koordinasi pada masa transisi darurat ke pemulihan bertujuan untuk memastikan pemulihan kehidupan masyarakat berjalan cepat dan terpadu, khususnya terkait penerima Jaminan Hidup (Jadup) dan Dana Tunggu Hunian (DTH),” ujar Masinton.

Bupati menekankan seluruh perangkat daerah harus berorientasi pada pelayanan masyarakat melalui perencanaan yang matang. Ia meminta penyelesaian pembangunan infrastruktur dasar, seperti jalan, jembatan, sarana air bersih, dan sanitasi, dipercepat agar Hunian Sementara (Huntara) maupun Hunian Tetap (Huntap) dapat segera difungsikan.

Selain itu, pendataan masyarakat penerima Jadup dan DTH juga diminta segera dirampungkan agar bantuan dapat disalurkan tanpa kendala.

“Kita harus melakukan perencanaan yang baik. Infrastruktur dasar menuju Huntara dan Huntap harus segera diselesaikan, begitu juga data penerima Jadup dan DTH harus segera dituntaskan,” tegasnya.

Masinton juga mengingatkan bahwa penanganan pascabencana bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga pemulihan ekonomi masyarakat. Karena itu, ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) menghadirkan inovasi dalam membangkitkan sektor pertanian, UMKM, dan sektor ekonomi lainnya.

“Kita bekerja demi kemanusiaan. Semua OPD harus memiliki ide dan terobosan, jangan bekerja monoton. Bagaimana sektor pertanian, UMKM, dan sektor lainnya bisa dikembangkan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di masa transisi menuju pemulihan,” katanya.

Di akhir arahannya, Bupati menegaskan seluruh jajaran pemerintah harus meninggalkan pola kerja yang hanya menunggu instruksi dan beralih menjadi aparatur yang responsif, proaktif, serta berorientasi pada hasil.

“Masyarakat sangat berharap kepada pemerintah dalam penanggulangan bencana. Karena itu kita harus responsif dan berorientasi pada hasil. Intinya, beralih dari budaya kerja formalitas menjadi budaya kerja yang penuh inisiatif dan antisipatif,” tandasnya.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tapanuli Tengah Mahmud Efendi, Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah Drs. Binsar Tua Hamonangan Sitanggang, M.Si., M.SP., para Staf Ahli Bupati, para Asisten Setdakab Tapteng, pimpinan OPD, para camat, serta jajaran BUMD Kabupaten Tapanuli Tengah.(Jerry).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x