Tapanuli Tengah – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan menggelar Perayaan Natal Nasional bersama masyarakat terdampak bencana alam di Gereja HKBP Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Jumat (23/1/2026). Perayaan Natal ini berlangsung khidmat, sederhana, dan sarat makna solidaritas serta kasih.
Natal Nasional diawali dengan prosesi pembakaran lilin oleh Anggota DPR RI, perwakilan masyarakat, serta unsur Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah. Ibadah dilanjutkan dengan pembacaan liturgi, puji-pujian oleh paduan suara, serta rangkaian ibadah Natal lainnya yang menguatkan iman jemaat. 
Perayaan Natal Nasional PDI Perjuangan tahun ini mengangkat tema “Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24), dengan subtema “Dengan Perayaan Natal PDI Perjuangan, Kita Pulihkan Semangat Masyarakat Tapanuli Tengah untuk Bangkit Lebih Cepat.” Tema tersebut mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian nyata kepada masyarakat yang tengah mengalami masa sulit akibat bencana alam.
Dalam khotbahnya, Pendeta Nikson Simanjuntak, S.Th menyampaikan apresiasi kepada DPP PDI Perjuangan yang telah memilih merayakan Natal Nasional bersama masyarakat terdampak bencana di Tapanuli Tengah. Ia menegaskan bahwa kehadiran PDI Perjuangan menjadi wujud nyata kasih Tuhan di tengah penderitaan umat.
“Hari ini kita sungguh merasakan kebaikan Tuhan. Ketika kita membuka hati dan hidup kita bagi Tuhan, Dia hadir memberi pengharapan. Tidak ada pemberian yang lebih besar selain kasih dan penyertaan Tuhan,” ujar Pdt. Nikson.
Ia juga menekankan bahwa perayaan Natal dalam semangat gotong royong dan cinta kasih Allah menjadi penguatan moral bagi masyarakat agar tetap teguh dan bangkit menghadapi cobaan.
Sementara itu, Ketua Bidang Kesehatan DPP PDI Perjuangan, Ribka Tjiptaning, menyampaikan bahwa perayaan Natal Nasional ini merupakan bentuk kepedulian langsung partai kepada rakyat, khususnya mereka yang terdampak bencana alam.
Ia menjelaskan, penetapan Kabupaten Tapanuli Tengah sebagai lokasi Natal Nasional merupakan arahan langsung dari Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
“Perintah Ibu Megawati jelas, Natal Nasional tidak dirayakan secara eksklusif di hotel atau gedung mewah, tetapi dirayakan bersama saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan akibat bencana alam,” tegas Ribka.
Menurutnya, pola perayaan Natal Nasional ini konsisten dengan tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun lalu, Natal Nasional PDI Perjuangan juga digelar di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana letusan gunung api. Tahun ini, perhatian dan solidaritas difokuskan kepada masyarakat Tapanuli Tengah yang tengah berjuang memulihkan diri pascabencana.
Perayaan Natal Nasional PDI Perjuangan di Tapanuli Tengah turut dihadiri Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, antara lain Rapidin Simbolon, Once Mekel, Marinus Gea, dan Sri Rahayu. Hadir pula Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, Plt. Ketua DPC PDI Perjuangan Tapteng Sarma Hutajulu, Anggota DPRD Tapteng Famoni Gulo dan Disman Golap, serta para kader PDI Perjuangan dan masyarakat setempat.
Perayaan Natal Nasional ini menjadi simbol kehadiran negara dan partai politik yang tidak hanya hadir dalam kebijakan, tetapi juga dalam doa, empati, dan kebersamaan, menguatkan iman serta menyalakan kembali harapan masyarakat Tapanuli Tengah untuk bangkit lebih cepat. (Jerry).
Tidak ada komentar