STPK Matauli Wisuda 40 Sarjana, Tekankan Peran Lulusan Edukasi Masyarakat Pesisir

  • Whatsapp
Foto: Para Dosen, Panitia dan para Wisudawan foto bersama usai pengukuhan sarjana.

TAPANULI TENGAH – Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan (STPK) Matauli menggelar sidang senat terbuka wisuda sarjana angkatan ke-IV tahun 2026 di Gedung Gymnasium Yayasan SMA Matauli Pandan, Selasa (28/4/2026). Prosesi berlangsung khidmat dan diikuti 40 mahasiswa dari tiga program studi.

Rinciannya, jurusan akuakultur sebanyak 14 orang, teknologi penangkapan ikan 10 orang, serta sosial ekonomi perikanan 16 orang. Dalam sidang tersebut, para lulusan resmi dikukuhkan sebagai sarjana setelah menuntaskan pendidikan di bidang perikanan dan kelautan.

Bacaan Lainnya

Ketua STPK Matauli, Eddiwan, dalam sambutannya menegaskan bahwa capaian kampus tidak terlepas dari kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan dukungan Yayasan Matauli. Di usia kampus yang memasuki delapan tahun, berbagai penelitian dan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan mahasiswa, khususnya melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN), disebut telah memberi dampak nyata.

“Banyak masyarakat yang telah mengaplikasikan ilmu yang dibawa mahasiswa di lapangan. Ini menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya berhenti di ruang kelas, tetapi harus memberi manfaat langsung,” ujarnya.

Eddiwan juga menekankan bahwa wisuda bukan akhir dari proses belajar, melainkan awal tanggung jawab baru sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. Ia berharap lulusan STPK Matauli mampu terus meningkatkan kapasitas diri dan menjaga integritas keilmuan.

Pesan serupa disampaikan Ketua Yayasan STPK Matauli, Fitri Krisnawati Tanjung, melalui Sekretaris Yayasan M. Azrul Edy. Ia mengingatkan para wisudawan agar mengembangkan ilmu pengetahuan dengan tetap berlandaskan iman dan takwa, serta berkontribusi dalam pembangunan masyarakat, khususnya di sektor perikanan dan kelautan.

Sementara itu, Bupati Tapanuli Tengah yang diwakili Sekretaris Daerah Binsar TH Sitanggang menyoroti luasnya peluang kerja di sektor perikanan dan kelautan. Ia mendorong lulusan agar tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi juga mampu menciptakan inovasi dan memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Ilmu yang diperoleh harus dimanfaatkan untuk membantu masyarakat. Prospek di bidang ini sangat luas, sehingga kualitas diri harus terus ditingkatkan,” katanya.

Dari 40 lulusan, tiga di antaranya meraih predikat Dengan Pujian (cum laude), yakni Depi Safitri Tanjung, Wina Indra Ayu Pohan, dan Adi Harpansyah.

Selain prosesi akademik, kegiatan wisuda juga menjadi momentum edukatif tentang makna kelulusan yang ideal. Wisuda tidak hanya seremoni, tetapi refleksi capaian akademik, etika, dan kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja serta pengabdian kepada masyarakat.

Acara ini turut dihadiri pimpinan kampus, dosen, orang tua wisudawan, Kepala Sekolah SMAN 1 Plus Matauli Pandan Deden Rachmawan, perwakilan dunia usaha seperti PT ASSA, PT DTU, CV Horizon, serta Kepala PSDKP Sibolga dan unsur Yayasan Matauli.(Jerry).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *