Pemkab Tapteng Gelar Ujian Pemetaan Potensi dan Kompetensi ASN 2025: Wujudkan Tata Kelola Kepegawaian Berbasis Merit System

  • Whatsapp
Foto: Pelaksanaan Ujian Pemetaan Potensi dan Kompetensi ASN (Profiling ASN) Tahun 2025 yang digelar di Gedung Laboratorium Komputer SMA Negeri 1 Matauli Pandan, Selasa (11/11/2025).

Tapanuli Tengah– Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) melaksanakan Ujian Pemetaan Potensi dan Kompetensi ASN (Profiling ASN) Tahun 2025 yang digelar di Gedung Laboratorium Komputer SMA Negeri 1 Matauli Pandan, Selasa (11/11/2025).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tapanuli Tengah, Dra. Nurjalilah, pada pukul 07.30 WIB, dan dipandu langsung oleh Kepala Kantor Regional (Kanreg) VI BKN Medan, Sumatera Utara, Dr. Janry Haposan U.P. Simanungkalit.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Plt. Sekdakab Tapteng Dra. Nurjalilah menyampaikan pesan Bupati Tapanuli Tengah yang berhalangan hadir karena sedang bertugas di luar kota. Ia menegaskan bahwa kegiatan Profiling ASN (Pro ASN) ini merupakan bagian penting dari upaya Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah dalam mewujudkan tata kelola kepegawaian berbasis kompetensi, kinerja, dan potensi ASN.

“Program Pro ASN ini merupakan langkah strategis dan komitmen kita bersama untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia, khususnya di Kabupaten Tapanuli Tengah. Program ini sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam penguatan ASN berbasis sistem merit sebagaimana diamanatkan dalam RPJMN serta Permenpan RB Nomor 38 Tahun 2017 dan Nomor 3 Tahun 2020,” ujar Nurjalilah.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memotret secara objektif kemampuan dan karakter setiap ASN, sehingga proses penempatan jabatan, pembinaan, dan pengembangan karier dapat dilakukan secara tepat, adil, dan berkeadaban.

“Kita semua menyadari bahwa tantangan birokrasi ke depan semakin kompleks. ASN dituntut tidak hanya profesional, tetapi juga adaptif, kreatif, dan inovatif. Karena itu, diperlukan basis data talenta ASN yang akurat — dan inilah yang kita wujudkan melalui kegiatan Profiling ASN hari ini,” tambahnya.

Ia menekankan bahwa hasil kegiatan ini akan menjadi pondasi utama penerapan sistem merit dan pengembangan manajemen talenta ASN di Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Saya berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, terbuka, dan jujur. Jangan memandangnya sebagai ujian semata, melainkan sebagai kesempatan untuk mengenali potensi diri demi menjadi ASN yang lebih berkualitas,” pesan Nurjalilah.

Sementara itu, Kepala Kanreg VI BKN Medan, Dr. Janry Haposan U.P. Simanungkalit, dalam arahannya menjelaskan bahwa Profiling ASN merupakan salah satu instrumen penting dalam pelaksanaan reformasi birokrasi guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Profiling ini bukan sekadar ujian, tetapi langkah strategis dalam membangun ASN unggul yang mampu menjawab tantangan zaman dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Adapun Ujian Pemetaan Potensi dan Kompetensi ASN Tahun 2025 ini diikuti oleh 879 peserta dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah. Pelaksanaan ujian dibagi dalam tiga sesi, setiap sesi diikuti maksimal 100 peserta, dengan durasi empat jam per sesi dan dilaksanakan selama tiga hari.

Kegiatan ini difasilitasi oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tapanuli Tengah, bekerja sama dengan BKN Kanreg VI Medan.

Kepala BKPSDM Kabupaten Tapanuli Tengah, Gusni Army Pasaribu dalam keterangannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk membangun basis data talenta ASN yang terukur dan berintegritas.

“Hasil dari profiling ini akan menjadi pijakan dalam pengambilan kebijakan pengembangan karier ASN di Tapanuli Tengah. Kita ingin memastikan bahwa setiap aparatur bekerja sesuai kompetensi dan potensinya, demi mewujudkan ASN yang berkinerja tinggi, berakhlak, dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan Profiling ASN Tahun 2025 ini, diharapkan Pemkab Tapanuli Tengah semakin mantap dalam menerapkan sistem merit, memperkuat kapasitas aparatur, serta menyiapkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang unggul. (Jerry).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *