Mahasiswa Subulussalam Mengutuk dan Mengecam Keras Pernyataan Jubir Gugus Tugas Subulussalam Terkait Salah Satu Mahasiswa Positif Covid-19

  • Whatsapp
Hasbi Bancin selaku Ketua Aliansi Mahasiswa dan Pemuda kota Subulussalam (AMPES )

Subulussalam |sinarlintasnews.com – Sejumlah Mahasiswa dan pemuda Subulussalam mengecam keras atas beredarnya salah saru berita yang  media Online pada tanggal 01/08/2020 terkait adanya mahasiswa yang dinyatakan terkena covid 19 di Banda Aceh.

Mahasiswa tersebut dinyatakan berasal dari Kota Subulussalam berdasarkan KTP Subulussalam, Sabtu (08/08/2020)

Bacaan Lainnya

Ketua Aliansi Mahasiswa dan Pemuda kota Subulussalam (AMPES ) Hasbi Bancin mengungkapkan, hingga sampai saat ini belum ada data dan fakta menyatakan adanya mahasiswa yang terkena virus sebagaimana dinyatakankan Baginda Nasution selaku juru bicara Gugus Tugas Percepatan Covid 19 Kota Subulussalam di salah satu media yang ternama di Aceh.

Bahwa di dalam judul berita tercantum Warga Subulussalam Positif Covid 19, yang Bersetatus Mahasiswa di Banda Aceh dan disalah satu pemberitaan yang beredar juga dengan judul Gugus Tugas Perkirakan Dua Warga Subulussalam Yang Covid 19.Tertular di Banda Aceh.

Didalam pemberitaan tersebut, pihak team Gugus tugas tidak satu pun mencantum kan nama dan alamat yang jelas,sehingga membuat pembaca jadi panik dan menganggap berita tersebut tidak benar (Hoax).

“Kami juga mengutuk kejadian ini karena tidak mendasar dan meresahkan masyarakat dan juga orang tua, serta mahasiswa Subulussalam yang berdomisili di Banda Aceh,” ungkap Hasbi.

Menurut Hasbi, sudah hampir seminggu sejak berita tersebut di tanyangkan namun hingga sampai saat ini belum ada data dan identitas mahasiswa Subulussalam yang di sebut sebut mereka ada yang sudah positif terkena Covid 19.

Dikatakannya, sejumlah mahasiswa juga telah mencoba menelusuri dan menghubungi langsung Call Center Posko kesehatan Gugus tugas Covid 19 Propfinsi di Banda Aceh guna memastikan setatus oknum mahasiswa yang disebut Positif Kena Virus Corona tersebut namun tidak mendapat jawapan yang jelas.

“Ini tidak bisa di biarkan dan harus ditindak, sebab ini sangat meresahkan dan membuat Panik masyarakat terutama Orang tua dan mahasiswa di Banda Aceh. Untuk itu kami meminta kepada pihak berwajib untuk menelusuri apa motif tentang berita ini yang di anggab sangat menimbulkan keresahan di tengah tengah masyarakat,” ungkap Hasbi ( Syahbudin Padang).

Hasbi Bancin selaku Ketua Aliansi Mahasiswa dan Pemuda kota Subulussalam (AMPES )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.