SUBULUSSALAM – Polemik terkait aset Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Kampong Pasir Belo, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, akhirnya menemukan titik terang. Mantan Kepala Kampong Pasir Belo, Anwar, secara resmi menyerahkan satu unit mobil Mitsubishi L300 Pickup bernomor polisi BK 1913 CT yang merupakan aset BUMDes kepada Pemerintah Kampong Pasir Belo, Kamis (11/6/2026).
Prosesi serah terima berlangsung secara terbuka di Kampong Pasir Belo dan disaksikan langsung oleh berbagai unsur masyarakat. Penyerahan aset dilakukan melalui Ketua Badan Permusyawaratan Gampong (BPG) Kampong Pasir Belo, Nasir Siregar.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota BPG Bakti, Kepala Dusun Pasir Belo Sumardi, Kaur Pemerintahan Desa Heri, tokoh masyarakat, serta sejumlah warga yang ikut menyaksikan proses penyerahan aset desa tersebut.
Penyerahan mobil BUMDes ini menjadi perhatian masyarakat karena sebelumnya keberadaan dan status kendaraan tersebut sempat memicu berbagai spekulasi di tengah publik. Namun, dengan dilaksanakannya serah terima secara terbuka dan disaksikan masyarakat, berbagai dugaan yang berkembang mulai mendapatkan kejelasan.
Dalam kesempatan itu, Anwar berharap kendaraan yang telah diserahkan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat dan mendukung kegiatan usaha desa ke depan.
“Saya berharap mobil ini dapat dijaga dan dirawat dengan baik karena merupakan aset milik desa yang harus dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat Kampong Pasir Belo,” ujar Anwar di hadapan para saksi yang hadir.
Sementara itu, Pemerintah Kampong Pasir Belo bersama unsur BPG menyampaikan apresiasi kepada Anwar atas kesediaannya menyerahkan aset tersebut. Mereka juga mengucapkan terima kasih atas pengabdian Anwar selama memimpin Kampong Pasir Belo selama dua periode.
Menurut mereka, terlepas dari berbagai dinamika yang pernah terjadi, kontribusi dan dedikasi Anwar dalam pembangunan kampong tetap menjadi bagian dari perjalanan pembangunan desa yang patut dihargai.
Kepala Kampong Pasir Belo, Salmunis, yang dikonfirmasi awak media di lokasi kegiatan, membenarkan bahwa aset BUMDes tersebut telah diserahkan dan kini berada dalam pengelolaan pemerintah kampong.
Dengan selesainya proses serah terima ini, masyarakat berharap pengelolaan aset desa ke depan dapat dilakukan secara lebih tertib, transparan, dan akuntabel. Aset desa dinilai harus dikelola secara profesional agar mampu memberikan manfaat nyata bagi kemajuan kampong dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Fakta penyerahan mobil BUMDes yang dilakukan secara terbuka juga menjadi jawaban atas isu yang sempat berkembang terkait dugaan penggelapan aset desa. Masyarakat diharapkan dapat menyikapi setiap informasi secara bijak dengan mengedepankan fakta dan data yang dapat dipertanggungjawabkan.
Serah terima aset ini sekaligus menjadi pengingat bahwa seluruh aset desa merupakan milik bersama yang harus dijaga dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan masyarakat serta keberlanjutan pembangunan Kampong Pasir Belo di masa mendatang. (Syabudin Padang).
Tidak ada komentar