x

Operasi Ketupat Toba 2026 Dimulai, Bupati Tapteng Tekankan Pelayanan Humanis

waktu baca 2 menit
Kamis, 12 Mar 2026 16:53 sinarlintas

Tapanuli Tengah | Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Toba Tahun 2026 di Lapangan Apel Mapolres Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Kamis (12/3/2026). Apel tersebut digelar dalam rangka pengamanan dan pelayanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kegiatan apel dipimpin langsung oleh Bupati Masinton Pasaribu didampingi Kapolres Tapanuli Tengah Muhammad Alan Haikel.

Dalam kesempatan itu, Bupati Masinton membacakan amanat tertulis Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Ia menegaskan Operasi Ketupat 2026 merupakan bentuk komitmen lintas sektor dalam menjamin keamanan arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri.

“Operasi Ketupat Toba ini dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Fokus kita adalah menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas, mengingat potensi pergerakan masyarakat tahun ini diperkirakan mencapai 143,9 juta orang,” ujar Masinton saat membacakan amanat Kapolri.

Selain pengamanan lalu lintas, operasi tersebut juga menitikberatkan pada pengawasan stabilitas harga pangan, distribusi bahan bakar minyak (BBM), hingga antisipasi potensi bencana alam akibat cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia.

Untuk pengamanan di wilayah hukum Tapanuli Tengah, sebanyak 140 personel Polri diterjunkan dan diperkuat personel gabungan dari TNI AD, AL, AU, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, serta tenaga kesehatan.

Guna mendukung pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran, Polres Tapteng bersama instansi terkait menyiagakan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan di titik strategis. Pos Pengamanan ditempatkan di Kecamatan Pandan dan Kecamatan Sarudik.

Sementara Pos Pelayanan berada di Kecamatan Sibabangun dan Kecamatan Tapian Nauli, tepatnya di wilayah Rampah-Poriaha.

Selain itu, Pos Terpadu juga disiagakan di Bandara Dr. Ferdinand Lumban Tobing, Pinangsori, untuk memantau arus mudik melalui jalur udara.

Bupati Masinton mengingatkan seluruh personel agar mengedepankan pelayanan yang cepat, responsif, dan humanis kepada masyarakat selama pelaksanaan operasi berlangsung.

Ia juga menyampaikan imbauan dari pihak kepolisian kepada masyarakat yang hendak mudik agar dapat menitipkan kendaraan bermotor di kantor polisi terdekat demi keamanan.

“Keberhasilan Operasi Ketupat ini adalah tanggung jawab bersama. Dengan sinergi yang kuat antara Pemkab, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat, kita wujudkan ‘Mudik Aman, Keluarga Bahagia’ di Tapanuli Tengah,” tegasnya.

Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2026 ditandai dengan pemeriksaan pasukan dan penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan personel sebagai simbol dimulainya pengamanan serentak di wilayah Tapanuli Tengah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Tapteng, di antaranya Dandim 0211/TT, Danlanal Sibolga, Dansat Radar 103, jajaran pejabat utama TNI-Polri, pimpinan OPD Pemkab Tapteng, serta instansi vertikal lainnya.(Jerry).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x