Foto: Kapolres Tapanuli Tengah, AKBP Muhammad Alan Haikel, SKM, SIK, MIK Tapanuli Tengah | Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Tengah menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di halaman Mapolres Tapanuli Tengah, Rabu (1/7/2026).
Upacara dipimpin langsung Kapolres Tapanuli Tengah, AKBP Muhammad Alan Haikel, SKM, SIK, MIK.
Peringatan Hari Bhayangkara tersebut dihadiri Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, Wakil Bupati Mahmud Efendi, Sekretaris Daerah Binsar TH Sitanggang, Danrem 023/Kawal Samudera, Dandim 0211/TT, Ketua DPRD Tapteng, Dandenpom, Dansatradar, pimpinan instansi vertikal, unsur Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan itu, Kapolres membacakan amanat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Presiden menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh keluarga besar Polri di mana pun bertugas, sekaligus menyampaikan apresiasi atas dedikasi, pengabdian, dan pengorbanan seluruh personel Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.
Presiden menegaskan tema Hari Bhayangkara ke-80, “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”, merupakan wujud komitmen Polri untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum yang profesional, tegas, serta humanis.
Dalam amanatnya, Presiden juga mengingatkan bahwa tantangan Polri ke depan semakin kompleks seiring dinamika geopolitik global, perkembangan teknologi informasi, kejahatan siber, kejahatan transnasional, hingga meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan kepolisian.
Selain itu, Presiden mengapresiasi berbagai kontribusi Polri dalam mendukung program strategis nasional, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis melalui pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dukungan terhadap swasembada pangan melalui optimalisasi lahan jagung, pemberantasan narkoba, penyelundupan dan judi online, penyediaan rumah bagi personel Polri dan masyarakat, serta pengamanan investasi dan proyek strategis nasional.
Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Presiden memerintahkan seluruh jajaran Polri untuk memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan profesionalisme pelayanan publik dan penegakan hukum, memperkuat kualitas sumber daya manusia, meningkatkan kemampuan adaptasi organisasi terhadap perkembangan zaman, serta memperkuat legitimasi institusi melalui integritas, komunikasi publik yang baik, dan respons cepat terhadap aspirasi masyarakat.
“Jadikan setiap tugas sebagai ibadah, setiap pelayanan sebagai kehormatan, dan kepercayaan rakyat sebagai alasan utama memakai seragam ini. Polri yang kuat adalah Indonesia yang aman, dan Indonesia yang aman adalah Indonesia yang maju,” demikian pesan Presiden dalam amanat yang dibacakan Kapolres.
Usai pelaksanaan upacara, rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tapanuli Tengah dilanjutkan dengan acara silaturahmi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai bentuk mempererat sinergitas antara Polri dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan mendukung pembangunan di Kabupaten Tapanuli Tengah.(Jerry).
Tidak ada komentar