x

Peduli Petani Terdampak Bencana, Janter Sinaga Kembali Salurkan Bantuan Pupuk di Desa Aek Garut

waktu baca 4 menit
Selasa, 25 Agu 2026 21:39 sinarlintas

Tapanuli Tengah | Kepedulian terhadap pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana kembali ditunjukkan UD Martunas dengan menyalurkan bantuan pupuk kepada para petani terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor 25 November 2025 di Desa Aek Garut, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Selasa (25/8/2026).

Sebanyak 3,5 ton pupuk berbagai jenis sesuai kebutuhan masyarakat disalurkan langsung kepada para petani yang lahannya mengalami kerusakan akibat tertimbun material banjir dan longsor. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban petani dalam kembali mengelola lahan pertanian mereka.

Pemilik UD Martunas, Janter Sinaga, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya para petani yang hingga kini masih berupaya memulihkan kehidupan dan perekonomian mereka setelah bencana.

Menurut Janter, sebagai anak petani, dirinya memahami betul kondisi yang dirasakan para petani ketika menghadapi situasi sulit, terlebih setelah mengalami gagal panen dan kerusakan lahan akibat bencana.

“Sebagai anak petani, saya tahu betul apa yang dirasakan masyarakat, khususnya para petani. Saat ini perekonomian mereka masih merosot akibat dampak bencana. Banyak lahan rusak parah karena longsor dan tertimbun material banjir sehingga petani mengalami gagal panen,” ujar Janter.

Ia menjelaskan, proses mengembalikan lahan pertanian agar kembali produktif bukanlah pekerjaan mudah. Selain membutuhkan tenaga ekstra, para petani juga harus mengeluarkan biaya untuk membersihkan, memperbaiki dan mengolah kembali lahan yang rusak.

“Untuk memulai kembali, para petani membutuhkan tenaga ekstra, terlebih dana untuk melakukan pengelolaan lahan. Hari ini kita bagikan sebanyak 3,5 ton pupuk di Desa Aek Garut. Sebelumnya kita juga sudah menyalurkan bantuan di Desa Aek Horsik, Kecamatan Badiri, dan sejumlah desa lainnya,” katanya.

Janter menegaskan, bantuan tersebut merupakan bentuk dukungan yang dapat diberikan UD Martunas untuk membantu masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana.

“Bantuan ini mungkin tidak seberapa, tetapi harapannya dapat sedikit membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan dan mengurangi beban mereka saat ini,” ucapnya.

Penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri Ketua AMPG Tapteng Rade Martua Sihombing dan Kepala Desa Aek Garut Donal Eben Pakpahan. Janter Sinaga sendiri diketahui juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPD Partai Golkar Tapteng.

Kepala Desa Aek Garut, Donal Eben Pakpahan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Janter Sinaga serta UD Martunas yang dinilai telah menunjukkan kepedulian terhadap kondisi masyarakat desanya.

Donal mengatakan, sebagian besar masyarakat Desa Aek Garut menggantungkan kehidupan dari sektor pertanian. Namun, bencana yang terjadi pada November 2025 lalu menyebabkan sejumlah lahan pertanian warga mengalami kerusakan parah.

“Sebagian besar warga Desa Aek Garut beraktivitas sebagai petani. Lahan warga sebelumnya rusak parah akibat bencana. Setelah lahan dilakukan pemulihan, warga juga kebingungan untuk membeli pupuk karena kondisi ekonomi,” kata Donal.

Ia berharap kepedulian seperti yang dilakukan UD Martunas dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang terbantu dalam proses pemulihan pascabencana.

“Saya selaku Kepala Desa turut menyampaikan terima kasih kepada Pak Janter. Semoga UD Martunas ke depan semakin sukses sehingga bisa terus membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Rasa syukur juga disampaikan Milawati Sitompul, salah seorang perwakilan petani penerima bantuan. Ia mengatakan bantuan pupuk tersebut sangat berarti bagi para petani yang masih berjuang memulihkan kondisi ekonomi setelah kehilangan hasil panen.

“Kami sangat bersyukur dengan bantuan ini. Jujur saja, kami memang sangat kesulitan mendapatkan pupuk karena kondisi ekonomi setelah bencana ini sangat terpuruk. Kami gagal panen, belum lagi biaya perbaikan dan pemulihan lahan,” ungkap Milawati.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Janter Sinaga dan UD Martunas yang telah berbagi dengan para petani.

Bantuan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan masyarakat dan pelaku usaha dalam mempercepat pemulihan sektor pertanian. Bagi petani yang terdampak bencana, dukungan berupa sarana produksi seperti pupuk menjadi penting karena pemulihan lahan tidak hanya membutuhkan perbaikan fisik, tetapi juga biaya untuk kembali memulai masa tanam.

Dengan adanya dukungan tersebut, para petani diharapkan dapat kembali mengolah lahan secara bertahap, meningkatkan produksi pertanian, sekaligus memulihkan sumber penghasilan keluarga yang sempat terganggu akibat bencana.(Red).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x