Bukan Janji Tapi Nyata, ASSED Tebar Rumah Ikan Bersama Penjaring Salam

  • Whatsapp
Pasangan Calon Walikota dan Wakil walikota Sibolga Drs.H. Ahmad Sulhan Sitompul dan Edward Siahaan (ASSED) saat menebar rumpon ke area perairan laut pulau poncan

Sibolga | Sinarlintasnews.com – Pasangan Calon Walikota dan Wakil walikota Sibolga Drs. H. Ahmad Sulhan Sitompul – Edward Siahaan (ASSED) melakukan kerja nyata bukan hanya janji.

Ahmad Sulhan Sitompul dan Edward Siahaan bersama sejumlah penjaringan Salam yang tergabung dalam Forum Komunikasi Penjaring Salam menyebar beberapa rumpun (Rumah ikan) di area perairan laut pulau Poncan.

Bacaan Lainnya

“Mewujudkan kesejahteraan nelayan tradisional ini sudah menjadi salah satu misi utama kami, jadi kami mulai untuk berbuat untuk nelayan, ini baru awal dan akan terus berkelanjutan, karena dengan adanya rumpon ini, ikan akan bermain dan bertelur di rumpon itu, sehingga ikan akan lebih cepat berkembang biak, para nelayan pun menjadi mudah menangkap ikan-ikan ini,” kata Sulhan, Rabu (4/11/2020).

Dikatakannya, hasil tangkapan para nelayan trasisional baik penjaring mau pun pemancing sangat merosot, tidak sedikit para nelayan mengeluhkan hasil tangkapan,

“Lingkungan ini harus kita lestarikan, karena dimana mana para pemancing dikota Sibolga banyak, tangkapan mereka sudah mulai tidak jelas hasilnya. Keluhan ini kami dengar langsung dari para penjaring salam dan pada pemancing. Jadi ekosistem laut kita ini harus kita melestarikan, kita hidupkan kembali dengan menabur rabo, dengan harapan rabo ini nantinya menghasilkan bagi nelayan kecil. Dan bagi yang hobby mancing, rabo ini bisa menjadi hospot untuk tempat memancing,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk mewujudkan kesejahteraan nelayan tradisional dikota Sibolga, ekosistem laut Taipan Nauli harus dilestarikan.

“Laut kita ini teluk Taipan Nauli, tidak kapling kaplinganya, ini laut wilayah NKRI tidak ada wilayah perairan Sibolga, tidak ada wilayah perairan yang lain, ini wilayah NKRI yang memang harus kita lestarikan, akan halnya Kota Sibolga, itu wilayahnya perlu kita melestarikan, mau wilayah teluk Taipan Nauli mau wilayah diluar dari itu kedepan akan tetap kita melestarikan,”ungkapnya.

Dikatakannya, sejauh ini, ASSED tau betul berbagai kebutuhan dan persoalan masyarakat di lapangan, Sulhan mengharapkan bahwa dirinya bisa memberikan solusi terbaik untuk masyarakat sehingga kesejahteraan pun bisa diwujudkan bersama. seorang pemimpin harus jeli harus tahu bahwa apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, apa yang menjadi kesulitan masyarakat harus betul-betul di sinkronkan.

“Kami betul apa yang menjadi kebutuhan ataupun permasalahan masyarakat,
ketika kami nantinya diberikan kepercayaan memimpin Kota Sibolga, ASSED akan mewujudkan Sibolga yang Nyaman dilingkungan, Sejahtera Masyarakatnya, Transparan Pemerintahannya,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu juga para nelayan menyampaikan sejumlah harapan atas kesejahteraan mereka. Salah satunya regulasi tangkap ikan yang masih belum jelas hingga sulitnya pemasaran hasil ikan tangkapan.

Ketua Forum Komunitas Penjaring Salam, Arman Busin menitipkan nasib mereka sebagau nelayan kepada pasangan ASSED.

Arman menjelaskan bahwa regulasi terkait ikan tangkap perairan dinilai belum jelas dan terkesan belum mengayomi nelayan khususnya nelayan tradisional.

“Kami titip regulasi nelayan khususnya terkait alat penangkap ikan yang tidak ramah lingkungan, yang mengakibatkan ekosistem laut rusak” katanya.

Arman menyatakan, keluarga penjaring Salam di Kota Sibolga siap mendukung dan memenangkan ASSED dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sibolga pada 9 Desember 2020 mendatang, demi memperjuangkan nasib nelayan tradisional.

“Kami siap memenangkan ASSED, kami sudah cukup menderita dengan penghasilan tangkap kami selama ini, laut ini sumber penghasilan bagi kami nelayan tradisional ini, kami ASSED akan mampu mewujudkan harapan kami,” ungkapnya.

“Hal senada juga dikatakan Safaruddin Siregar salah satu penjaring salam mengaku sangat mengharapkan perubahan nasib mereka sebagai nelayan kecil. Selama melaut mereka sangat terusik dengan gangguan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan dan menyebabkan kerusakan ekosistem laut.

“Kami para penjaring salam ini selalu diresahkan dengan alat tangkap pukat trawl. Rabo dan jaring kami habis digulung pukat trawl. Sampai saat ini jumlah pukat trawl yang beroperasi semakin bertambah, inilah yang menjadi salah satu masalah besar bagi kami nelayan kecil ini,”ungkapnya.

Dengan pengalaman tersebut, Safaruddin bersama rekan-rekan penjaring salam lainnya bertekad untuk memenangkan ASSES untuk mewujudkan kesejahteraan nelayan tradisional di Kota Sibolga.

“Kami percaya, ASSED lah yang mampu merubah dan memulihkan ekosistem laut kita di Sibolga ini, latar belakang mereka kami sudah tau jelas, mereka tidak ada ajang manfaat. Kami akan berjuang memenangkan ASSED ini,”terangnya.

Usai menebar rumpon, para nelayan mengelar makan bersama dengan Pasangan ASSED secara tradisional,di bersama para nelayan di Jalan Mojopahit Sibolga.

Pasangan Calon Walikota dan Wakil walikota Sibolga Drs.H. Ahmad Sulhan Sitompul dan Edward Siahaan (ASSED) saat menebar rumpon ke area perairan laut pulau poncan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *