Wujudkan Sibolga Welfare City, Darwin Pohan Daftar ke Partai Gerindra Sibolga di Hari Sumpah Pemuda

  • Whatsapp
Darwi Pohan foto bareng dengan tim pendukung dan pengurus DPC Partai Gerindra kota Sibolga

Sinarlintasnews.com | Sibolga –  Keseriusan Darwin Pohan dalam pesta demokrasi pemilihan walikota/wakil walikota 2020 mendatang semakin meyakinkan. bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda ke 91 yang jatuh pada hari Senin 28 Oktober 2019,  Darwin Pohan, SE resmi mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Walikota Sibolga di Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Keseriusan Darwin Pohan sudah terlihat dengan mendaftar ke tiga Partai Politik sebelumnya, yakni Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), dan Partai Persatuan Indonesia Raya (Perindo). Bahkan Darwin Pohan juga telah mengikuti fit and proper test di Partai PDIP dan Nasdem.

Dengan mengenakan baju serba putih bertuliskan “ Sahabat Darwin Pohan”, Darwin Pohan bersama ratusan orang massa pendukung tiba di Kantor DPC Kota Sibolga di Jalan Sisingamangaraja No. 178 Kelurahan Aek Manis. Sekira pukul 14.20 Wib.

Darwin Pohan Bersama Tim pendukung saat menuju kantor DPC Partai Gerindra Kota Sibolga

Kehadiran Darwin Pohan bersama tim disambut baik oleh Ketua DPC Gerindra Kota Sibolga Samsudin Waruwu didampingi Tim Desk Pilkada dan para pengurus lainnya.

Dihadapan para media dan pendukung, Darwin Pohan mengambil Formulir pendaftaran dan melengkapi persyaratan sebagaimana yang telah ditetapkan internal Partai Gerindra.

Usai pendaftaran, Dawin menjelaskan visi misi dan keinginannya maju pada Pilwalkot Sibolga, tak lain adalah mewujudkan Sibolga Welfare City.

“Saya maju sebagai Bakal Calon Walikota Sibolga dengan mengusung visi untuk mewujudkan Sibolga sebagai Pusat Pendidikan, Perdagangan, dan Destinasi Wisata Menuju Welfare City (Kota Kesejahteraan). Itu yang menjadi visi besar saya ke depan”, tegas Darwin.

Visi misi Darwi seolah membangunkan ingatan publik tentang konsep Welfare State (Negara Kesejahteraan) yang pernah menjadi diskursus para pemikir besar dunia pada abad 18. Berawal dari ketika Jeremy Bentham (1748-1832) mempromosikan gagasan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menjamin the greatest happiness (atau welfare) of the greatest number of their citizens.

Dalam hal ini, agaknya Darwin Pohan lebih menggunakan pendekatan paradigma Tri Pusat Pembangunan untuk mewujudkan Sibolga Welfare City.

“Untuk mewujudkan Sibolga Welfare City, kita melakukan langkah pembangunan melalui tiga sektor, yakni pendidikan, perdagangan, dan pariwisata”, kata Darwin.

Selain itu, Darwin juga mengungkapkan, Secara historis Sibolga  sudah tidak asing bagi dirinya. Dengan menggunakan bahasa khas kota Sibolga logat pasisi yang kental ia mengatakan: “ambo gadang di rantau, ala banyak maliek gadangnyo kampung urang. Kok indak kito mampagadang Siboga ko, siapo lai?”. yang artinta “ saya besar di rantau, sudah banyak melihat kebesaran kampung orang lain. Jika bukan kita yang membesarkan Sibolga ini, siapa lagi?). Terlebih, secara geografis Kota Sibolga ini berada di Jantungnya Tapanuli. Sangat tepat untuk dijadikan sebagai pusat pendidikan, perdagangan, dan destinasi wisata supaya menjadi welfare city (Kota Kesejahteraan).”

Darwin yang saat ini masih menjabat sebagai Kepala Urusan Rumah Tangga (KAUR) Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Marihat-Siantar mengatakan, bahwa sektor pendidikan, program unggulan yang akan direalisasikan dengan mendorong pertumbuhan sekolah “unggulan”, membuat program beasiswa “Sibolga Cerdas” (untuk S1, S2, dan S3), meningkatkan kesejahteraan guru-guru secara bertahap hingga 1 juta perbulan, mendorong lahirnya perguruan tinggi negeri yang “mandiri” di Sibolga, dan lain-lain.

“Di sektor perdagangan, kita akan menekan harga barang dan menata ulang manajemen pasar. Sedangkan di sektor pariwisata, kita akan membuat bukit Aido-Tangga 100 sebagai Mini Zoo dengan fasilitas Gardu Pandang, poncan gadang dan pulau sarudik sebagai tempat destinasi wisata yang berisikan beragam tempat bermain anak, poncan ketek sebagai destinasi wisata religi, begitu juga objek-objek wisata lainnya,” ungkap beliau.

Darwin Pohan, yang akrab disapa Ogek DP ini juga menjelaskan, infrastruktur Kota Sibolga harus dibangun dengan estetika yang tinggi, meningkatkan Kegiatan-kegiatan kepemudaan dan mendorong mendukung bidang olahraga dengan meningkatkann berbagai kompetisi-kompetisi di berbagai cabang olah raga.

“Anggaran KONI juga kita tingkatkan. Begitu juga kegiatan-kegiatan keagamaan dan kebudayaan akan kita semarakkan di Sibolga. Termasuk juga sarana dan prasarana serta pelayanan kesehatan akan dibenahi. Sistem penataan birokrasi dan administrasi sudah harus berbasis teknologi mutakhir (digital). Apalagi, ini hari Sumpah Pemuda, saya menginginkan pemuda kita sehat, cerdas, religius, dan sejahtera”, katanya.

Ia juga mengatakan, Infrstrutur dikota Sibolga akan lebih dibenahi, ruang tongkrongan publik kita perbanyak, baik jalan banjir kita atasi, pokoknya,  pemukiman kumuh akan ditata ulang,  dan meberikan solusi mengatasi masalah Ko banjir.

“Ini bukan sekedar retorika. Bahkan kita sudah menyiapkan ilustrasi bangunannya. Ini tidak main-main, nanti akan saya tayangkan ke publik,” tegasnya, disambut sorak-sorai para simpatisan.

Sebelumnya, Tim Desk Pilkada Partai Gerindra Sibolga Makmur Pakpahan juga membenarkan Pendaftara Darwin pohan dan memenuhi syarat-syarat pendaftaran.

 

 

 

“Ya benar, hari ini Darwi pohan sudah mengambil formulir pendaftaran sebagai walikota Sibolga. Dan berkas-berkas ini nantinya akan kita kirim ke DPD untuk nantinya diteruskan ke DPP.

Diketahui, sejak dibukanya pendaftaran pada 25 Oktober lalu, sudah dua orang Balon Walikota/Wakil Walikota yang sudah mendaftar ke Partai Gerindra,yakni Adlansyah dan Darin Pohan.

 

 

Penulis : Jerry

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.