x

Percepat Digitalisasi Pemerintahan, Pemkab Tapteng Gelar Bimtek Aplikasi SRIKANDI Versi 3

waktu baca 3 menit
Rabu, 8 Apr 2026 20:43 sinarlintas

Tapanuli Tengah | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) terus mempercepat penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) melalui digitalisasi tata kelola pemerintahan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI) Versi 3 di Aula STPK Matauli Pandan, Rabu (8/4/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi dan Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Tapteng, Dra. Nurjalilah, yang mewakili Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, SH, MH.

Dalam sambutannya, Nurjalilah menegaskan bahwa penerapan Aplikasi SRIKANDI Versi 3 merupakan bagian penting dari implementasi SPBE sekaligus upaya mempercepat transformasi digital di lingkungan Pemkab Tapteng.

Menurutnya, aplikasi SRIKANDI merupakan aplikasi umum bidang kearsipan dinamis berbasis digital yang ditetapkan pemerintah melalui Keputusan Menteri PANRB Nomor 679 Tahun 2020 dan dikelola oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

“Aplikasi SRIKANDI Versi 3 merupakan hasil kolaborasi empat kementerian dan lembaga, yakni Kementerian PANRB, ANRI, Kementerian Komunikasi dan Digital, serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang berperan dalam pengamanan aplikasi dan sertifikasi elektronik,” ujarnya.

Nurjalilah menyampaikan bahwa salah satu fokus kepemimpinan Bupati Masinton Pasaribu dan Wakil Bupati adalah mendorong digitalisasi pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia menilai penerapan aplikasi SRIKANDI akan mendukung terwujudnya pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Implementasi aplikasi ini diharapkan mampu memangkas biaya dan waktu, meminimalisasi praktik korupsi dalam pelayanan, serta menciptakan proses kerja yang lebih efisien dan efektif,” katanya.

Karena itu, Nurjalilah meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kecamatan segera mengimplementasikan aplikasi tersebut setelah mengikuti Bimtek.

“Ini harus menjadi lompatan besar bagi Pemkab Tapteng dalam mewujudkan e-Government berbasis teknologi dengan tata kelola pemerintahan yang bersih, efisien, efektif, transparan, dan akuntabel, sehingga bermuara pada pelayanan publik yang berkualitas dan terpercaya sesuai semangat Tapanuli Tengah Naik Kelas, Adil untuk Semua,” tegasnya.

Ia menambahkan, melalui SRIKANDI Versi 3, setiap perangkat daerah nantinya dapat melakukan penciptaan, penanganan, penataan, pemeliharaan, hingga penyusunan arsip secara digital sesuai kaidah kearsipan yang berlaku.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Tapteng, Dr. Samrul Bahri Hutabarat, S.Ag., M.Pd, menjelaskan Bimtek SRIKANDI Versi 3 dilaksanakan selama dua hari. Hari pertama diperuntukkan bagi OPD di lingkungan Pemkab Tapteng, sedangkan hari kedua, Kamis (9/4/2026), diikuti seluruh kecamatan se-Tapanuli Tengah.

Ia menyebutkan, kegiatan menghadirkan narasumber dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dan Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara, didukung instruktur dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Tapteng, Dinas Kominfo Tapteng, BKPSDM Tapteng, serta Tim Verifikator Sertifikat Elektronik Dinas Kominfo Tapteng.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut narasumber dari ANRI Muhammad Solihin, S.Com, perwakilan Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Sumatera Utara Sofyan Romi Wandi Hutagalung, S.AP, para pimpinan OPD, camat se-Tapteng, admin dan operator peserta Bimtek, serta jajaran Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Tapanuli Tengah.(Jerry).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x