Foto: Camat Badiri, Ahmad Saudi Pasaribu, didampingi Kepala Desa Aek Horsik, Pidelis Tinambunan, bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Pendamping Desa, serta perangkat desa dan kecamatan saat meninjau langsung drainase di Dusun III Aek Horsik, pada Selasa (26/8/25). TAPTENG – Camat Badiri, Ahmad Saufi Pasaribu, meninjau langsung pembangunan drainase di Dusun III, Desa Aek Horsik, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Selasa (26/8/2025). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kualitas dan kesesuaian pekerjaan dengan rencana, serta menjamin manfaat pembangunan bagi masyarakat.
Dalam peninjauan tersebut, Camat Badiri didampingi Kepala Desa Aek Horsik, Pidelis Tinambunan, bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Pendamping Desa, serta perangkat desa dan kecamatan.
“Hari ini kita mengukur langsung volume bangunan, karena sebelumnya kita juga sudah meninjau proses pengerjaan. Kita ingin memastikan drainase ini benar-benar berfungsi efektif, mencegah banjir, erosi, dan kerusakan infrastruktur lainnya,” ujar Ahmad Saufi.
Camat menegaskan bahwa pembangunan drainase sepanjang 180 meter dengan biaya Rp222.407.000 tersebut harus sesuai perencanaan, tanpa pengurangan bahan material. Bahkan, hasil pengukuran menunjukkan pekerjaan melebihi target, yakni mencapai 184 meter, dengan ketebalan lantai 15 cm dan tinggi 80 cm.
“Sebelmua pada pra pelaksanaan kita juga sudah pastikan campuran semen dan pasir sesuai standar agar bangunan kuat dan tahan lama. Ini bagian dari pengawasan bersama agar hasil pembangunan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Selain itu, Ahmad Saufi mengajak masyarakat untuk menjaga drainase yang sudah dibangun, tidak membuang sampah sembarangan, dan turut mengawasi agar proyek berjalan sesuai harapan.
Sementara itu, Kepala Desa Aek Horsik, Pidelis Tinambunan, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah atas dukungan pendanaan yang bersumber dari Dana Desa. Ia menegaskan, pembangunan ini merupakan hasil musyawarah desa karena Dusun III selama ini rawan banjir.
“Sebelumnya, hujan sebentar saja sudah tergenang. Sekarang, berkat pembangunan drainase ini, banjir bisa diatasi. Pekerjaan ini dilakukan oleh masyarakat setempat agar manfaatnya benar-benar kembali ke warga,” kata Pidelis.
Ia juga meminta seluruh warga untuk ikut menjaga kualitas bangunan serta mendukung penyelesaian proyek sesuai rencana.
Dengan pengawasan ketat dan gotong-royong masyarakat, pembangunan drainase ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga, meminimalisir banjir, serta mendukung infrastruktur desa yang lebih baik ke depannya.(Jerry).
Tidak ada komentar