x

Warga Tapteng Padati Kantor Dinas Perizinan, Berbondong-bondong Urus NIB

waktu baca 3 menit
Senin, 7 Sep 2026 13:38 sinarlintas

Tapanuli Tengah | Hingga Senin (7/9/26), Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Tapanuli Tengah masih dipadati masyarakat. Ratusan warga berbondong-bondong datang untuk mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB).

Antrean panjang terlihat sejak pagi hari. Mayoritas pemohon berasal dari pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdampak bencana yang terjadi sejak 25 November lalu.

Plt. Kepala Dinas Perizinan Tapanuli Tengah, Jinto Siburian, membenarkan lonjakan pemohon tersebut.

“Hingga hari ini masyarakat masih ramai mengurus NIB. Kami membuka pelayanan maksimal bagi masyarakat, pelayanan ini kami buka bukan hanya khususnya pelaku UMKM terdampak bencana, tetapi kepada semua masyarakat yang membutuhkan NIB” ujar Jinto, Senin (7/9/26).

Untuk mengantisipasi membludaknya warga, Dinas Perizinan memperpanjang jam pelayanan. Pelayanan dibuka mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIB.

“Kami memberikan pelayanan seluas-luasnya kepada masyarakat yang ingin mengurus NIB. Siapa pun kami layani. Kami akan memberikan pelayanan semaksimal mungkin,” tegasnya.

Jinto menjelaskan, untuk mengurus NIB, masyarakat hanya perlu mempersiapkan tiga dokumen utama, yakni KTP asli, nomor WhatsApp yang aktif, serta alamat email yang aktif. Kelengkapan tersebut diperlukan agar proses pendaftaran dan penerbitan NIB melalui sistem Online Single Submission (OSS) dapat berjalan lancar.

“Pelayanan NIB ini akan dibuka sampai tanggal 10 September 2026, artinya masih ada tiga hari lagi. Selama tiga hari ini kami buka ruang seluas-luasnya. Dan kalau pun nanti ada perpanjangan, kami juga akan umumkan,” katanya.

Di sisi lain, Jinto meluruskan pemahaman masyarakat terkait fungsi NIB dalam program bantuan UMKM. Ia menegaskan NIB bukan jaminan otomatis untuk mendapatkan bantuan.

“NIB bukan jaminan seseorang pasti menerima bantuan UMKM, akan tetapi NIB hanya merupakan salah satu persyaratan administrasi dalam proses pengajuan bantuan,” jelasnya.

Ia juga meminta masyarakat bersabar dan tetap tertib antre mengingat jumlah pemohon yang mencapai ribuan.

“Ada ribuan masyarakat yang harus dilayani, diminta agar semua dapat antre sesuai giliran. Yang pastinya semua akan dilayani dengan baik secara maksimal. Sesuai instruksi pak Bupati semua masyarakat harus dilayani dengan baik, jadi bagi masyarakat tidak perlu ragu untuk datang mengurus administrasi yang dibutuhkan, kami siap melayani dengan baik,” ujarnya.

Pelayanan yang diberikan mendapat apresiasi dari warga. Marlina Hutagalung (42), warga Kelurahan Hutabalang, mengaku puas dengan pelayanan petugas.

“Tentunya saya menyampaikan terima kasih, pelayanan sudah sangat jauh berbeda, para pegawainya juga sudah mulai ramah-ramah dan santun dalam bicara,” kata Marlina.

Ia menyebut meski harus antre lama karena banyaknya warga yang datang lebih awal, ia tetap merasa dihargai.

“Kami juga tadi bersama rekan-rekan mendapat pelayanan yang baik, memang kami juga harus antre, karena tadi juga masih banyak orang yang datang sebelum kami. Tapi pastinya kami puas dengan pelayanan seperti ini. Semoga pelayanan seperti ini dapat terus dipertahankan, sehingga kami masyarakat kecil merasa dihargai,” pungkasnya. (Jerry).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x