Tapanuli Tengah | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) terus menunjukkan komitmennya dalam memenuhi hak-hak masyarakat yang terdampak bencana alam. Sebagai bentuk nyata komitmen tersebut, penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi warga dengan rumah rusak kategori berat di Kecamatan Pandan dijadwalkan mulai disalurkan pada Jumat, 10 Juli 2026.
Kepastian itu disampaikan Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapanuli Tengah, Ardi Ansyah Harahap, SSTP, MM, saat meninjau Hunian Sementara (Huntara) Rusunawa Pandan, Kamis (9/7/2026).
Ardi Ansyah mengatakan dana DTH bagi masyarakat penerima manfaat telah tersedia di Bank BRI dan siap disalurkan sesuai jadwal yang telah disusun bersama Pemerintah Kecamatan Pandan.
“Kami informasikan bahwa Dana Tunggu Hunian untuk masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan berat saat ini sudah berada di Bank BRI. Kami telah berkoordinasi dengan Ibu Camat Pandan dan, mudah-mudahan tidak ada perubahan, besok dana tersebut segera disalurkan,” ujarnya.
Menurut Ardi, kepastian penyaluran DTH tersebut juga menjadi jawaban atas aspirasi masyarakat yang sebelumnya disampaikan kepada Bupati Tapanuli Tengah melalui aksi unjuk rasa damai beberapa waktu lalu.
Ia menambahkan, penyaluran DTH untuk kecamatan lainnya di Kabupaten Tapanuli Tengah akan dilakukan secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditetapkan. BPBD mengimbau masyarakat agar tetap bersabar karena pemerintah daerah terus berupaya mempercepat pemenuhan hak-hak warga terdampak bencana.
Ardi menegaskan, percepatan penyaluran bantuan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah yang mendapat perhatian dan arahan langsung dari Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, SH, MH bersama Wakil Bupati Mahmud Efendi.
“Bapak Bupati bersama Bapak Wakil Bupati memberikan atensi khusus kepada kami agar tetap bekerja secara maksimal. Siang dan malam beliau terus mengingatkan kami untuk melayani masyarakat, memberikan harapan, serta menyuntikkan semangat bagi seluruh warga Tapanuli Tengah yang terdampak bencana,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Perwakilan NGO untuk Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, Dodi Rinaldo, M.Kom, turut menyampaikan perkembangan pemenuhan logistik pangan bagi masyarakat yang saat ini masih menempati Huntara Rusunawa Pandan.
Ia menjelaskan bahwa bantuan beras bagi masyarakat terdampak sedang dalam proses pengusulan ke Badan Pangan Nasional (Bapanas) berdasarkan data By Name By Address (BNBA) yang telah diverifikasi.
“Apabila logistik sudah tersedia, kami akan segera mengambilnya dari Bulog dan langsung menyalurkannya kepada seluruh masyarakat yang berhak di Kabupaten Tapanuli Tengah, khususnya warga yang saat ini masih berada di Huntara,” ujar Dodi.
Melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, pemerintah pusat, BNPB, kementerian terkait, serta berbagai mitra strategis lainnya, Pemkab Tapanuli Tengah optimistis seluruh tahapan penanganan pascabencana dapat berjalan dengan baik, sehingga proses pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat dapat berlangsung lebih cepat dan berkelanjutan.(red).
Tidak ada komentar