TAPANULI TENGAH – Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, memastikan kebutuhan pangan khususnya beras bagi masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Kota Sibolga dalam kondisi aman. Hal itu disampaikannya saat meninjau langsung Gudang Bulog Sibolga di Sarudik, Rabu (03/11/2025), bersama Gubernur Sumatera Utara M. Bobby Afif Nasution dan Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu.
Dalam kunjungan tersebut, Mentan Amran menyatakan bahwa pemerintah pusat menyetujui dan menyiapkan 5.000 ton beras untuk kebutuhan tanggap darurat bencana di Tapteng dan Sibolga. Jumlah tersebut diberikan sesuai permintaan Gubernur Sumut dan Bupati Tapteng dalam upaya memastikan masyarakat tetap mendapatkan akses pangan di tengah kondisi bencana.
“Sesuai permintaan Gubernur Sumut dan Bupati Tapanuli Tengah, sekarang ini kami setujui 5.000 ton,” ujar Mentan Amran.
Tak hanya itu, ia juga menegaskan bahwa secara keseluruhan pemerintah telah menyiapkan cadangan beras sebesar 15.000 ton untuk penanggulangan bencana di Sumatera Utara, khususnya wilayah Tapteng yang saat ini terdampak paling parah.
Dari total tersebut, 600 ton sudah masuk ke Bulog Sibolga dan siap segera disalurkan kepada masyarakat. Sementara sisanya diusahakan tiba dalam satu kali tahap pengiriman ke Tapteng dan Sibolga untuk mempercepat penanganan.
Amran juga berpesan agar stok yang ada dapat dikelola dengan baik dan penyalurannya tepat sasaran.
“Tolong pangannya dijaga. Sekali lagi, pangan aman karena kami siapkan stok tiga kali lipat dari kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Kehadiran Menteri Pertanian bersama Gubernur dan Bupati di lapangan menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah bergerak cepat dalam memastikan stabilitas pangan serta menjamin keamanan kebutuhan dasar warga di tengah situasi darurat bencana. (Jerry).






