x

Usul Sitompul Pegawai Dinas Pendidikan Bantah Tudingan Pemotongan Dana BOS dan Penjualan Mobiler Sekolah

waktu baca 3 menit
Rabu, 6 Agu 2025 18:05 sinarlintas

Tapanuli Tengah – Usul Sitompul yang menjabat sebagai Staf Operator Dana BOS pada Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Tengah,l (Tapteng), dengan tegas membantah kabar yang menyebutkan adanya pengutipan jasa pembuatan ijazah, pemotongan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) disejumlah sekolah di Kecamatan Manduamas serta penjualan perabot sekolah.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai klarifikasi atas beredarnya informasi yang dinilai menyesatkan dan meresahkan para tenaga pendidik serta masyarakat.

“Berita yang beredar itu sangat kita sayangkan, karena apa yang diberitakan itu tidak berdasar dan hanya asal menuding. Perlu kami jelaskan bahwa tidak benar ada pemotongan dana BOS, maupun uang ijazah apa lagi menjual mobiler sekolah, ini . Dana BOS sepenuhnya disalurkan langsung ke rekening sekolah dan penggunaannya harus sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku,” tegas Usul Sitompul, Rabu (6/8/25).

Usul menambahkan bahwa pengelolaan dana BOS diawasi secara ketat oleh berbagai pihak, termasuk Inspektorat, BPK, dan masyarakat. Jika ada dugaan penyalahgunaan atau pemotongan, masyarakat diminta untuk segera melaporkan dengan bukti yang valid.

“Kami sangat terbuka terhadap pengawasan. Jika ada indikasi penyelewengan, silakan lapor secara resmi agar dapat ditindaklanjuti, silahkan ditanyakan langsung kepada pihak-pihak sekolah,” ujarnya.

Usul Sitompul menyarankan agar oknum yang menerbitkan berita terkait tudingan kepadanya tersebut untuk mencari kebenaran dan bukti sebelum menerbitkan suatu pemberitaan, karena dapat merugikan dan meresahkan tenaga pendidik dan masyarakat dikarenakan informasih hoax yang disajikan dimedia sosial.

“Pada intinya, apa yang disampaikan itu semua tidak benar, boleh dilakukan croscek langsung kesetiap sekolah yang mereka sebut dalam berita itu. Ijazah itu urusan sekolah masing-masing, tidak ada urusan dengan saya, begitu juga dengan tudingan pemotongan dana BOS, silahkan di telusuri, apa lagi menjual perabot, itu tidak ada sama sekali,” jelas Usul.

Kepala Dinas Pendidikan Menyayangkan Berita Yang Beredar

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Tengah, Boy Rahman Hasibuan menyayangkan beredarnya sejumlah pemberitaan di media online yang dinilai tidak berdasar dan dapat menyesatkan opini publik.

“Apabila masyarakat memiliki informasi atau bukti pendukung tentang dugaan penjualan mobiler sekolah, pungutan pembuatan ijazah, pemotongan dana BOS. Dinas siap menampung laporan dan melakukan proses investigasi sesuai regulasi,” terangnya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya selalu terbuka terhadap kritik dan saran, namun berharap semua pihak tetap mengedepankan etika jurnalistik dalam menyampaikan informasi.

“Kami terbuka terhadap masukan, dan kalau ada persoalan, silakan disampaikan melalui jalur yang benar. Jangan menyebar informasi yang bisa menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat,” tambahnya.

Sebagai bentuk komitmen transparansi, Dinas Pendidikan Tapteng disebut terus melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap seluruh kegiatan di lingkungan pendidikan, termasuk pelaksanaan program-program yang bersumber dari dana pemerintah.

“Kami bekerja sesuai aturan dan terus melakukan pembenahan demi meningkatkan kualitas pendidikan di Tapanuli Tengah,” tegasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x