Polda Sumut Atensi Laporan Penculikan Keponakan BonaranTapteng

  • Whatsapp
Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) Irjen. Pol. Drs. Martuani Sormin MSi (foto istimewa)

Sinarlintasnews.com – Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) Irjen. Pol. Drs. Martuani Sormin MSi memberi atensi atas laporan penculikan terhadap keponakan Bonaran Situmeang, Ametro Pandiangan di Tapanuli Tengah, Jumat (10/1).

Polda Sumut, kata Sormin, sudah mengirimkan team untuk mengecek langsung korban di Kelurahan Pargarutan, Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah.

“Sedang dikirim team ke Pandan untuk cek kasus tersebut,”kata Jenderal, kelahiran Lobu Sonak, Desa Lumban Sormin, Kecamatan Pangaribuan, Tapanuli Utara, 30 Mei 1963 itu saat dikonfirmasi SIB via seluler, Selasa (14/1).

Sebelumnya, Ametro Pandiangan sudah membuat laporan resmi ke Polres Tapanuli Tengah, Senin, 13 Januari 2020, serta sudah diambil visum atas luka memar di bagian kepala, wajah dan dada yang dialaminya.

Ametro dilaporkan diculik di depan usaha pom mini di rumahnya. Para pelaku sebanyak 5 orang dengan menggunakan mobil Avanza warna putih. Seorang di antara pelaku mengaku anggota polisi ajudan bupati, sembari menodongkan pistol.

Atas atensi Kapolda, warga Tapanuli Tengah, khususnya Kelurahan Pargarutan mengucapkan banyak terimakasih. Warga berharap Kapolda dapat membongkar motif dan dalang penculikan tersebut, karena sudah meresahkan masyarakat.

Hal itu disampaikan Ketua LSM DPW Topan RI Charles Pardede kepada Sinarlintasnews.com, Rabu (15/1/2020). Charles cukup yakin bahwa yang dialami Ametro adalah penculikan karena pelaku dengan korban tidak saling kenal, dan tidak pernah ada hubungan emosional.

Charles menduga ada upaya untuk mengkriminalisasi Ametro untuk membungkam Bonaran Situmeang yang selalu vocal menyuarakan supaya perkara penyuapan Akil Mokhtar yang menurut putusan pengadilan pelakunya adalah Bakhtiar Ahmad Sibarani, Bupati Tapanuli Tengah sekarang ini.

“Jadi motif penculikan itu untuk menteror serta membungkam Bonaran Situmeang untuk berhenti menuntut KPK melanjutkan perkara suap Akil Mochtar. Itu dugaan saya,”kata Charles.

Sementara itu, Ametro Pandiangan yang dikonfirmasi, membenarkan sudah didatangi langsung team Polda Sumut terkait kasus penculikan yang dialaminya.”Sudah datang team dari Polda Sumut dua orang. Terimakasih bapak Kapolda,”katanya.(red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.