Curahan Hujan Tinggi, Kapolsek Suro Imbau Masyarakat Waspadai Banjir dan longsor

  • Whatsapp
Kapolsek Suro, Ipda Masruddin saat meninjau langsung badan jalan yang longsor akibat hujan

Sinarlintasnews.com | Aceh Singkil –  Akibat curah hujan yang melanda Kabupaten Aceh Singgkil akhir-akhir ini, membuat badan jalan Aceh Singkil menuju Kota Subulussalam longsor.

Kapolres Aceh Singkil AKBP Andrianto Argamuda, SIK melalui Kapolsek Suro, Ipda Masruddin, mengimbau warga Kecamatan Suro untuk siaga dan mewaspadai bencana banjir dan tanah longsor.

“Memasuki musim penghujan ini, masyarakat harus siaga dan mewaspadai bencana alam yang sewaktu-waktu bisa mengancam alam dan lingkungan sekitar,” ujar Kapolsek Suro, Ipda Masruddin, kepada Sinarlintas news com, Minggu (27/10/2019).

Dia mengatakan, sejak beberapa hari terakhir ini curah hujan dengan intensitas tinggi telah melanda wilayah Kecamatan Suro, dan sekitarnya. Untuk itu warga yang tinggal didaerah rawan longsor dan banjir harus waspada dan rutin membersihkan lingkungan tempat tinggal.

“Apabila hujan dengan intensitas tinggi apalagi terjadi terus menerus akan berdampak pada terjadinya bencana tanah longsor dan banjir, karena itu warga diminta untuk memperhatikan lingkungan tempat tinggal,” Katanya/

Dijelaskan Kapolsek, bahwa Kecamatan Suro merupakan kawasan rawan bencana tanah longsor dan banjir, dikarenakan sebagian kawasan topografi berbukit dan dekat dengan jalur sungai besar yang juga berpotensi banjir.

“Debit Air Sungai Bulusema mulai mengalami peningkatanSungai di Kecamatan Suro juga berdekatan dengan pemukiman warga, sedangkan kawasan yang berbukit juga berada pada posisi kemiringan yang bisa menimbulkan bencana longsor, karena itu masyarakat harus waspada terutama yang tinggal di daerah rawan bencana longsor dan banjir,” ujarnya.

Pasca hujan yang melanda wilayah Kecamatan Suro dan sekitarnya sejak beberapa hari terakhir ini, Kepolisian Sektor Suro sudah menugaskan para personil untuk melakukan monitoring terhadap lokasi longsor.

Termasuk memantau debit air di Sungai Bulusema hingga menyampaikan pesan-pesan kantibmas dan imbauan agar tetap siaga dan waspada terkhusus warga yang tinggal dikawasan rawan bencana alam,” ujarnya.

Ditambahkannya, berdasarka hasil monitoring dilapangan debit air disungai Bulusema sejauh ini mulai mengalami peningkatan, dikarenakan curah hujan yang tinggi, namun belum ada didapati rumah warga yang terendam air dari akibat curah hujan tersebut.

Akibat dari dampak curah hujan tersebut, lanjutnya, tidak menutup kemungkinan dapat merendam rumah warga disekitar Jembatan Desa Bulusema apabila hujan terjadi terus menerus.

Tak hanya itu, pihaknya juga melakukan monitoring terhadap Badan jalan lintas Rimo – Subulussalam, tepatnya antara Desa Bulusema dan Desa Siompin yang mengalami Longsor pasca diguyur hujan sejak akhir – akhir ini. (Arwansyah Sambo s.s)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.