Ketua Makamah Syari’ah Kota Subulussalam Tandatangani Piagam Pencanangan Pembangunan Zona Integritas

  • Whatsapp
Ketua Makamah Syari'ah Kota Subulussalam memotong pita Pencanangan pembangunan Zona lIntegritas

Sinarlintasnews.com | Subulussalam – Ketua Makamah Syari’ah Kota Subulussalam Aman, S.Ag menandatangani Piagam Pencanangan Zona lIntegritas Mahkamah Syari’ah yang dilaksanakan di Kantor Makamah Syari’ah Kota Subulussalam.

Pada kesempatan itu, Ketua Mahkamah Syari’ah Kota Subulussalam mengungkapkan, Pelaksanaan refomasi birokrasi pada seluruh instansi pemerintah sangat perlu dilakukan, baik peningkatan organisasi, pemerintah yang bersih dan bebas KKN serta peningkatan pelayanan publik.

Bacaan Lainnya

“Untuk percepatan pencapaian indikator utama tersebut adalah dengan program refomasi birokrasi pada unit kerja melalui upaya penjelasan dan pedoman pembangunan zona integritas demi terciptanyakapasitas dan akuntabilitas” Katanya.

Dikatakannya, Pembangunan Zona Integritas di Mahkamah Syariyah Kota Subulussalam adalah bagian dari Program Kerja tahun 2019. Pencanangan Integritas ini merupakan implementasi dan pelaksanaan Pemenpan-RB Nomor 121 Tahun 2014.

Dimulal dari pimpinan, hakim dan selunuh pegawai berkomitmen untuk menjadikan lembaga ini bebas dari praktik KKN dan juga bertekad memberikan pelayanan yang prima kepada sermua masyarakat pencari keadilan, sebaga tujuan pembangunan Zona Integritas itu sendiri yakni Wilayah Bebas darKonups (WBK) dan Wilayah Blirokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Perlu kami sampaikan bahwa Mahkamah Syariyah adalah sebuah lembaga penegak hukum khusus yang berada d Aceh dan berada dibawah naungan. Mahkamah Agung Republik Indonesia sebngaiman diatur dalarm undang undang No 5 tahun 2004 tentang Zona berarti wilayah/daerah dengan batasan khusus,sedangkanIntegritas dimaksudkan konsistensi dan keteguhan yang tidak tergoyahkan dalam menjunjung tinggi nilal-nilai luhur dan keyakinan.

Secara etika diartikan kejujuran dan kebenaran dari tindakan seseorang Oleh karenanya seseorang dapat dikatakan memiliki integritas apabila tindakannya sesuai dengan nilai, keyakinan dan prinsip yang dipegangnya.Pelaksanaan Zona Integritas di Mahkamah Syariyah.

“Kota Subulussalam sejalan dengan Peraturan Presiden No.10 Tahun 2012 tentang Grand Design refomasi Birokrasi Pemerintah,yang mempurnyai target utarma yaitu peningkatan kapasitas akuntabilitas organisasi pemerintah yang bersih dan bebas KKN dan peningkatan pelayanan publik” jelasnya.

Menurutnya, pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM adalah kerja berat oleh karenanya semua pihak mulal dari pimpinan sampai bawahan hanus punya komitmen yang kuat, punya mindset (pola pikir dan budaya kerja) yang sama sehingga keberhasilan membangun Zona.

“Integritas ini dapat dicapai Pencanangan pembangunan zona integritas adalah tahapan awal dari rangkaian panjang zona integritas yang akan kita lalui bersarma.Komitmen Bersama ini, seremonial dan pemyataan saja tetapi harus benar-benar dijiwai dan di implementasikan oleh aparatur Mahkamah Syariyah Kota Subulussalam,bukan hanya sekedar,”jelasnya.

Mahkamah Agung yang merupakan salah pelaku kekuasaan Kehakiman sebagaimana dimaksud dalam UUD 1945 dan kewenangan Mahkamah Syarlyah di Aceh menjadi sangat luas sebagaiman diatur secara khusus dalam pasal 128 UU No 11 tahun 2006 tentang pemerintahan Aceh, yang meliputi hukum keluarga,hukum perdata dan hukum pidana.

Berdasarkan Qanun Aceh nomor 6 tahun 2014 tentang pidana (hukum Jinayat). secara tegas telah mengalihkan sebagaian perkara tindak negeri menjadi kewenagan Mahkamah Syarlyah yang meliputi perkara Miras, Judi, Khalwat, Ikhtilat, pelecehan seksual, Zina dan lain sebagainya.Dan dengan diberlakukannya UU No 11 tahun 2003 tentang pemerintahan Aceh dan Uu No. 44 tahun 1999 tentang penyelengaraan.

Keistimewaan propinsi daerah Istimewa Aceh, maka pelaksanaan Syari,at Islam di Aceh dilaksanakan secara menyeluruh (kaffah) Terkait dengan pelayanan Subulussalam, bahwa diusia yang belum genap 1 tahun ini Mahkamah Syarlyah Kota Subulussalam telah dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat semaksimal mungkin.(Syahbudin Padang).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.