Beredar Isu Gas Diborongkan, Berikut Tanggapan Pemilik Pangkalan di Subulussalam

  • Whatsapp
Warga saat mendatangi salah satu pangkalan gas elpiji di Subulusalam

Sinarlintasnews.com | Subulussalam – Soal pemberitaan terkait Pangkalan SPBU 14.237.452 Oyon yang menjual GAS Elpiji 3 Kg dengan cara diborongkan ternyata keliru.

Safriadi Manik (Oyon) pemilik pangkalan SPBU 14.237.452 kepada Sinarlintasnews.com melalui via telepon selulernya mengatakan memang sering Kenderaan datang ke pangkalan kami dengan membawa tabung GAS Elpiji 3 Kg dalam jumlah banyak hendak membeli GAS ke pangkalan kami, namun tidak dilayani.

Bacaan Lainnya

“Perlu saya klarifikasi, bahwa memang banyak Kenderaan seperti becak, Kenderaan yang menggunakan keranjang, bahkan mobil yang membawa tabung GAS 3 Kg ke pangkalan kami, tapi saya pastikan itu tidak pernah kami
layani” Kata Safriadi yang biasa dipanggil Oyon

“Soal Mawardi anggota saya, lanjut Oyon, dia itu tidak tau apa-apa, kemarin dia jawab pertanyaan wartawan dengan asal-asal jawab, dan sudah kami beri teguran” katanya

Kepada wartawan, Oyon juga meminta maaf atas sikap Anggotanya yang salah-salah dalam menjawab pertanyaan para wartawan yang hadir meliputi kegiatan distribusi GAS Elpiji 3 Kg kemarin.

“Kepada rekan-rekan wartawan juga saya meminta maaf atas sikap anggota saya yang salah dalam menjawab pertanyaan, lagi pula, si Mawardi itu bukan anggota tetap kami, dan kami juga mengerti aturan, tidak mungkin kami jual GAS dengan cara diborongkan, itu salah” ucapnya

Ia juga mengatakan bahwa pihaknya menjual GAS Elpiji 3 Kg itu kepada masyarakat miskin sudah sesuai aturan, yakni satu orang satu tabung dan Harga juga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Ia juga meminta semua pihak agar memantau Pangkalan GAS Elpiji 3 kg agar berjalan sesuai aturan yang berlaku. (Udin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.