Foto: Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution saat melaksanakan Sholat Tarawih perdana bersama warga terdampak bencana di Mesjid Al-Huda Hutanabolon. Tapanuli Tengah – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, melaksanakan Sholat Tarawih perdana bersama warga terdampak bencana di Masjid Al-Huda, Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril bagi masyarakat yang tengah menghadapi musibah pada Selasa (18/2/26) malam.
Kehadiran orang nomor satu di Sumatera Utara tersebut disambut hangat warga. Di tengah kondisi pascabencana yang masih menyisakan trauma, suasana kebersamaan dan kekhusyukan tampak menyelimuti jemaah yang memadati Masjid Al-Huda. Bobby turut didampingi Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi.
Dalam sambutannya, Bobby menyampaikan alasan dirinya memilih melaksanakan Tarawih di Hutanabolon. Ia ingin memberikan semangat, motivasi, dan harapan agar masyarakat tetap kuat dan optimistis menjalani ibadah di bulan suci Ramadhan.
“Kita Sholat Tarawih di sini bersama masyarakat karena wilayah ini sudah tiga kali merasakan bencana, mulai November 2025, kemudian 11 Januari, dan terakhir 16 Februari menjelang Ramadhan. Target kita sebenarnya awal Ramadhan sudah zero pengungsi. Namun bencana kembali terjadi,” ujar Bobby.
Ia menegaskan, pemerintah akan terus berupaya memastikan warga dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman dan tenang. Menurutnya, di tengah ujian, masyarakat harus tetap memiliki harapan dan keyakinan bahwa keadaan akan segera membaik.
Usai Sholat Tarawih, Bobby juga membagikan kain sarung kepada para jemaah. Aksi sederhana itu menghadirkan suasana penuh haru. Warga terlihat tersentuh dan merasa diperhatikan, di tengah kondisi sulit yang mereka hadapi.
Meski berada dalam situasi bencana, semangat masyarakat Hutanabolon untuk menjalankan ibadah tidak surut. Antusiasme warga memulai Ramadhan dengan penuh keikhlasan menunjukkan bahwa musibah justru memperkuat iman, solidaritas, dan rasa kebersamaan.
Sementara itu, Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi, mengatakan Masjid Al-Huda dipilih sebagai lokasi Tarawih perdana karena Hutanabolon merupakan salah satu daerah terparah terdampak bencana di wilayah tersebut.
“Besok Pak Gubernur juga akan turun langsung ke Hutanabolon untuk memastikan pengerjaan sungai di sini berjalan. Harapannya, meskipun dalam kondisi seperti ini, kita tetap menyambut Ramadhan dengan gembira dan meningkatkan ketakwaan,” katanya.
Ramadhan kali ini menjadi momentum kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Di tengah cobaan, kepedulian dan harapan tetap hadir, menguatkan warga untuk bangkit, menatap masa depan, dan menjalani ibadah dengan penuh ketenangan.(Jerry).
Tidak ada komentar