x

TEROR DINI HARI! Rumah Fadhil Thoib Kembali Diserang OTK, Mobil Dilempar Batu

waktu baca 3 menit
Jumat, 11 Sep 2026 12:59 sinarlintas

Sinarlintasnews.com |Teror terhadap kediaman mantan calon Wali Kota Sibolga, Muhammad Fadhil Thoib Hutagalung, kembali terjadi. Belum terungkap siapa pelaku dalam aksi kekerasan sebelumnya, rumah Fadhil kini kembali diduga menjadi sasaran serangan orang tak dikenal (OTK).

Aksi tersebut terjadi pada Jumat dini hari sekitar pukul 04.31 WIB. Serangan terekam jelas kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di sekitar kediaman Fadhil.

Dalam rekaman CCTV, terlihat satu sepeda motor yang ditumpangi dua orang berhenti di sekitar rumah. Seorang pria kemudian turun dan berjalan menuju garasi mobil milik Fadhil.

Tanpa terlihat adanya percakapan atau interaksi dengan penghuni rumah, pria tersebut diduga langsung melakukan pelemparan ke arah garasi.
Aksi itu tampak dilakukan sebanyak dua kali.

Setelah melancarkan aksinya, pria tersebut kembali menuju sepeda motor. Kedua orang itu kemudian langsung meninggalkan lokasi.

Serangan tersebut bukan sekadar aksi menakut-nakuti. Kaca depan mobil milik Fadhil pecah akibat pelemparan tersebut.

Yang membuat kasus ini semakin serius, peristiwa tersebut bukan kejadian pertama.
Menurut Fadhil, kediamannya sebelumnya juga pernah menjadi sasaran aksi kekerasan menjelang Pilkada Sibolga.

Peristiwa pertama terjadi pada 29 Oktober 2023 sekitar pukul 09.32 WIB. Saat itu, seorang pria mengenakan jaket dan helm terekam CCTV berada di sekitar kediamannya.

Dalam rekaman tersebut, pria itu diduga menyiramkan bahan bakar minyak (BBM) ke mobil Fadhil yang berada di dalam garasi. Tak lama kemudian, mobil tersebut terbakar.

Kebakaran mengakibatkan mobil mengalami kerusakan. Sejumlah bagian fasilitas rumah juga dilaporkan ikut terdampak.

Kini, hampir tiga tahun berselang, pola teror kembali muncul.

Jika sebelumnya kendaraan Fadhil diduga dibakar, kali ini mobilnya menjadi sasaran pelemparan hingga kaca depan pecah.

Rentetan kejadian tersebut memunculkan pertanyaan serius: siapa yang berada di balik aksi tersebut dan apa motif sebenarnya?

Apalagi, sasaran serangan bukan berada di tempat umum, melainkan kediaman seorang mantan calon kepala daerah.

Aksi terbaru juga dilakukan pada waktu yang sangat rawan, yakni menjelang subuh ketika kondisi lingkungan relatif sepi. Pelaku datang berboncengan, salah seorang turun, melakukan aksi, kemudian keduanya melarikan diri.

Fadhil mengatakan, kejadian tersebut telah dilaporkan ke Polsek Helvetia untuk peristiwa sebelumnya. Sementara laporan terkait aksi pelemparan terbaru masih dalam proses dan akan dilaporkan ke Polres.

“Kejadian ini sudah dilaporkan ke Polsek Helvetia, sedangkan untuk peristiwa pelemparan, kami akan buat laporan ke Polres dan saat ini masih proses.” kata Fadhil, Jumat (11/9/26).

Fadhil berharap kepolisian tidak melihat kejadian terbaru sebagai tindak kriminal biasa.

Menurutnya, terdapat rangkaian kejadian yang menyasar kediamannya dalam rentang waktu berbeda. Karena itu, rekaman CCTV dinilai menjadi petunjuk penting untuk mengungkap identitas pelaku dan kemungkinan motif di balik aksi tersebut.

Kasus ini kini berada di tangan aparat penegak hukum.

Pertanyaannya sederhana tetapi mendesak: siapa yang berani datang dini hari, menyerang kediaman Fadhil, merusak kendaraan, lalu pergi begitu saja?

Jika benar terdapat keterkaitan antara kejadian 2023 dan serangan terbaru, maka kasus ini bukan lagi sekadar soal kaca mobil yang pecah, namun ini menyangkut keamanan sebuah keluarga, ancaman terhadap warga, dan keseriusan negara dalam membongkar teror yang berulang. Polisi diminta agar CCTV diperiksa, jejak pelaku ditelusuri, motif dibongkar, dan pelaku harus ditemukan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x