x

PMI Tapteng dan PMI Jakarta Utara Salurkan 110 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Bencana di Bonalumban

waktu baca 2 menit
Selasa, 18 Agu 2026 19:02 sinarlintas

Tapanuli Tengah | Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) berkolaborasi dengan PMI Jakarta Utara menyalurkan bantuan paket sembako kepada masyarakat terdampak bencana di Kelurahan Bonalumban, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Penyerahan bantuan dipusatkan di Gereja Kristen Luther Indonesia (GKLI) Kelurahan Bonalumban dan menyasar 110 warga penerima manfaat.

Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan pokok, di antaranya beras, minyak goreng, gula, roti, dan teh. Penyaluran tersebut menjadi bagian dari aksi kemanusiaan dan pemulihan masyarakat pascabencana di sejumlah wilayah Tapanuli Tengah.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Tapanuli Tengah sekaligus Ketua PMI Kabupaten Tapteng, Mahmud Efendi, Camat Tukka Friendky M.H. Simanungkalit, S.T., Lurah Bonalumban, pengurus PMI Tapanuli Tengah, perwakilan PMI Jakarta Utara, serta masyarakat penerima bantuan.

Mahmud Efendi menyampaikan apresiasi kepada PMI Jakarta Utara atas kepedulian dan kolaborasi yang dilakukan untuk membantu masyarakat Tapanuli Tengah yang terdampak bencana.

Menurutnya, kehadiran PMI tidak hanya berorientasi pada penyaluran bantuan, tetapi juga memberikan penguatan moril serta edukasi kepada masyarakat agar memiliki kesiapsiagaan menghadapi bencana.

“PMI hadir untuk bersinergi dan memberikan edukasi kepada masyarakat. Yakinlah, kita tidak sendiri. Kita bersama-sama bekerja agar masyarakat kita menjadi kuat dan tangguh,” kata Mahmud Efendi.

Sementara itu, Pengurus Bidang Pengembangan Sumber Daya PMI Jakarta Utara, Erna Cahyani, menegaskan komitmen PMI untuk terus berada di garis depan dalam aksi kemanusiaan, termasuk memberikan edukasi mengenai kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat.

Aksi sosial tersebut merupakan bagian dari program kolaboratif PMI bersama Alumni Universitas Indonesia (UI) dan PT Telkom. Program kemanusiaan itu menjangkau sejumlah wilayah terdampak bencana, di antaranya Kecamatan Badiri, Kecamatan Tukka, dan Kelurahan Sipange.

Selain penyaluran 110 paket sembako, program tersebut mencakup sejumlah kegiatan pemulihan dan penguatan masyarakat.

Di antaranya pembangunan lima titik sumur bor untuk mendukung ketersediaan air bersih, promosi kesehatan dan edukasi kebersihan lingkungan guna mencegah penyakit pascabencana, serta dukungan psikososial untuk membantu pemulihan trauma, khususnya bagi anak-anak di wilayah terdampak.

PMI juga mendorong penguatan kapasitas masyarakat melalui pembentukan Desa Tangguh Bencana, sehingga warga memiliki kemampuan dan kesiapsiagaan mandiri dalam menghadapi potensi bencana secara berkelanjutan.

Melalui sinergi lintas daerah tersebut, PMI berharap bantuan dan rangkaian program pemulihan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dasar warga, tetapi juga membantu masyarakat Tapanuli Tengah bangkit dan pulih serta semakin tangguh menghadapi ancaman bencana di masa mendatang.(Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x