Sinarlintasnews.com | Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) terus mempercepat penanganan dan pemulihan pascabencana. Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, S.H., M.H., melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kementerian Sosial (Kemensos) RI di Jalan Salemba Raya No. 28, Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk berkoordinasi sekaligus menindaklanjuti percepatan penyaluran bantuan bagi masyarakat Tapanuli Tengah yang terdampak bencana.
Dalam pertemuan itu, Masinton diterima langsung Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf bersama Wakil Menteri Sosial RI beserta jajaran.
Hasil koordinasi memastikan tahapan penyaluran bantuan Jaminan Hidup (Jadup) bagi 41.555 jiwa korban bencana serta bantuan isi hunian bagi 5.626 Kepala Keluarga (KK) akan direalisasikan pada minggu ketiga dan keempat September 2026.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, pendataan korban dan dampak bencana menjadi tahapan awal yang sangat penting karena berkaitan langsung dengan ketepatan sasaran penerima bantuan.
Menurutnya, proses verifikasi dan validasi data saat ini terus dimaksimalkan oleh tim Satgas di bawah pimpinan Tito Karnavian untuk memastikan bantuan pemerintah dapat diterima masyarakat yang berhak.
“Penyaluran berbagai bantuan program pemerintah ini dilaksanakan sesuai dengan arahan Bapak Presiden. Harapan utama kita bersama adalah agar masyarakat Tapanuli Tengah yang terdampak dapat segera bangkit kembali dan kesejahteraan sosialnya dapat pulih serta meningkat ke depan,” ujar Saifullah Yusuf.
Sementara itu, Bupati Masinton menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, khususnya Kemensos RI, atas dukungan terhadap percepatan penyaluran bantuan bagi masyarakat Tapanuli Tengah.
Masinton menegaskan, Pemkab Tapteng tidak akan berhenti melakukan koordinasi dan mengawal proses penyaluran hingga bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak.
“Kita tidak boleh menunggu. Pemerintah daerah harus jemput bola dan memastikan kebutuhan masyarakat korban bencana harus diperjuangkan sampai ke pemerintah pusat,” tegas Masinton.
Menurut Masinton, pemulihan pascabencana tidak semata-mata berkaitan dengan pembangunan infrastruktur. Pemulihan kehidupan masyarakat yang terdampak juga menjadi bagian penting agar mereka dapat kembali menjalani kehidupan secara layak.
Bantuan Jadup diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan. Sementara bantuan isi hunian ditujukan untuk mendukung keluarga terdampak yang telah mendapatkan atau akan menempati hunian pascabencana.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Menteri Sosial dan Wakil Menteri Sosial beserta jajaran Kemensos yang telah memberikan perhatian terhadap masyarakat Tapanuli Tengah. Pemerintah Kabupaten akan terus mengawal agar bantuan ini tepat sasaran dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan,” kata Masinton.
Pemkab Tapteng selanjutnya akan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan kesiapan data, mekanisme penyaluran, dan penerima manfaat sehingga pelaksanaan bantuan berlangsung tertib dan tepat sasaran.
Masinton juga mengimbau masyarakat terdampak bencana untuk bersabar serta mendukung proses penanganan dan pemulihan yang tengah dilakukan pemerintah.
Dengan kepastian tahapan penyaluran tersebut, Pemkab Tapteng berharap bantuan dapat segera diterima masyarakat sehingga proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan masyarakat terdampak tidak menghadapi masa pemulihan seorang diri. (Jerry).
Tidak ada komentar