ASSED : Pilkada Bukan Ajang Perpecahan Melainkan Pemersatu

  • Whatsapp
Foto bersama Pasangan Ahmad Sulhan Sitompul dan Edward Siahaan didampingi dengan para pendukung

Sibolga | Sinarlintasnews.com – Memasuki masa tenang kampanye Pemilihan Wali Kota dan Wakil walikota Sibolga, Pasangan Calon Nomor Urut 3, Drs. H. Ahmad Sulhan Sitompul – Edward Siahaan (ASSED) mengajak seluruh relawan dan pendukungnya serta seluruh masyarakat Kota Sibolga untuk tetap menciptakan pilkada yang sejuk, aman dan damai.

Ahmad Sulhan Sitompul mengungkapkan, Pilkada bukan ajang perpecahan dan permusuhan, tetapi menjadikan pilkada sebagai ajang pemersatu dan mempererat silaturahmi. Menurutnya, Perbedaan dukungan sudah menjadi hal biasa dalam pilkada, namun perbedaan jangan sampai menjadi merusak persaudaraan apalagi sampai dendam.

Bacaan Lainnya

“Mari gunakan hak pilih kita. Dan jadikan Pilkada ini sebagai sarana silahturahmi, menjalin Kerukunan dan komunikasi yang baik, bukan sebagai ajang Perpecahan dan permusuhan, jaidkan Pilkada ini sebagai sarana pemersatu,”kata Sulhan, Jumat (4/12/2020).

Ia mengungkapkan, pilkada Sibolga diharapkan tidak mewariskan generasi pendendam. Berbeda pendapat itu wajar dalam alam demokrasi. Yang menjadi masalah ketika memaksakan kehendak kita dan menjelekkan yang lain.

“Pilkada ini tidak boleh menjadi alasan untuk perpecahan, apalagi saling menghasut, mengintimidasi, dan memprovokasi dengan alasan apa pun untuk merusak persatuan dan kesatuan,” katanya.

Sementara itu, Edward Siahaan juga menambahkan, Pilkada jangan sampai mengorbankan kawan, sahabat, saudara, hanya karena berbeda pilihan politik. Ambil sikap yang wajar-wajar dan tetap tersenyum, serta tetap mematuhi protokol kesehatan untuk kebaikan bersama.

“Mari kita ciptakan Pilkada yang sejuk, aman, dan damai, menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah kita, agar pelaksanaan pemilihan Wali Kota dan Wakil walikota Sibolga ini berjalan damai, lancar dan aman,” ujarnya.

Dikatakannya, di era digital ini, diharapkan untuk bijak menggunakan media sosial, Hindari menyebarkan ujaran kebencian, kampanye hitam dan mengangkat isu sara.

“Mari kita sama-sama tampilkan sisi positifnya, jangan saling serang atau jangan sebar ujaran kebencian antar calon dan pendukungnya. Yang terpenting adalah bersama-sama meningkatkan menyatukan persefsi untuk keterlibatan partisipasi dalam pilkada dan pilihlah pemimpin sesuai dengan hati nurani dan mempunyai satu tujuan bersama masyarakat,” tandasnya.

Foto bersama Pasangan Ahmad Sulhan Sitompul dan Edward Siahaan didampingi dengan para pendukung

Penulis : Jerry

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *