Peranan Statistika Dalam Membangun Perikanan Budidaya, Kampus STPK Matauli Merupakan Kampus Yang Menyediakan Bidang Study Statistika

  • Whatsapp

Statistika? Sudah tak asing bukan? Banyak dari kita yang mempelajarinya di sekolah menengah walaupun tidak terlalu mendalam bahkan bukan hanya di sebuah pendidikan saja dalam keseharian kita tanpa disadari sering kita menerapkan ilmu dari Statistik ini sendiri.

Ket.Gambar(Dosen bidang Statistika yang sedang mempresentasikan hasil dari penelitian di Kelurahan Hajoran dengan beberapa Mahasiswa Stpk Matauli).

Statistika merupakan suatu hal yang perlu dipelajari saat ini. Banyak orang berkata bahwa statistika itu tentang data, survei, menghitung kumpulan angka, dan sebagainya. Memang benar, statistika merupakan ilmu mengenai menghimpun data yang biasanya berupa angka yang kemudian diproses atau dikelompokkan sehingga bisa menjadi informasi.

Bacaan Lainnya

Dalam KBBI, statistika adalah ilmu tentang cara mengumpulkan, menggolong – golongkan, menganalisis, dan mencari keterangan yang berarti dari data yang berupa angka; pengetahuan yang berhubungan dengan pengumpulan data, penyelidikan dan kesimpulannya berdasarkan bukti,
berupa catatan bilangan (angka-angka).

Namun, sebenarnya awalnya statistika berasal dari kata “State” yang berarti negara sehingga statistika mempunyai arti ilmu mengenai negara khususnya analisis data yang ada di suatu negara. Semakin lama, statistika mengalami perkembangannya. Statistika mengalami pergeseran makna menjadi ilmu pengumpulan dan pengklasifikasian data tidak hanya dalam lingkup negara, tetapi di berbagai bidang seperti matematika, sosial, psikologi dan termasuk dalam bagian budidaya hingga astronomi.

Kenapa statistika itu penting? Karena dengan statistika, kita bisa membuat keputusan mengenai pemilihan terhadap sesuatu, mempermudah pemahaman akan data, dan mempermudah suatu penelitian dalam berbagai bidang.

Selain itu, statistika memungkinkan peneliti untuk bekerja secara berurutan dari awal sampai akhir. Di dalam statistik juga ada cara-cara meringkas data-data yang kompleks menjadi sebuah informasi yang mudah dimengerti.

Statistika juga menyediakan teknik untuk membandingkan berbagai hal untuk menganalisa suatu gejala atau fenomena sehingga gejala tersebut lebih mudah dipelajari. Statistika juga dapat membantu dalam pengambilan keputusan yang bijak. Apalagi, masa sekarang banyak masalah atau kejadian-kejadian yang bersangkut-paut dengan data yang besar sehingga membutuhkan kemampuan seorang statistikawan untuk menangani kasus-
kasus tersebut.

Membangun suatu rangkaian tahapan pekerjaan mulai dari
perencanaan/program sampai memperoleh keberhasilan dalam pembangunan yang telah dilaksanakan, tentunya tidak terlepas dari data basic (awal) yang akan dijadikan bahan untuk membuat sebuah perencanaan. Jika data yang digunakan salah tentunya perencanaan bisa
menjadi salah, hasil akhirnya apa yang dikerjakan sesuai program akan menjadi sia-sia.

Disinilah data memainkan peranannya. Data dapat diperoleh melalui implementasi ilmu statistik yang dijalankan dengan baik. Pada hakikatnya data statistik sangat berguna sebagai dasar dalam menyusun suatu kebijakan dan sebagai indikator keberhasilan program yang
sudah dijalankan.

Adapun beberapa sumber yang didapatkan untuk data perikanan adalah
sebagai berikut :

1.Sumber data dalam dunia perikanan.

• Badan Pusat Statistik (BPS)
• Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Unit Teknis
• Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Propinsi
• Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten/Kota
• Keluaran data akhir di KKP & BPS.

Dalam dunia perikanan khususnya budidaya sama halnya dengan pembangunan disektor- sektor lainnya tentunya juga membutuhkan data yang akurat dan berkelanjutan, agar pembangunan bisa dirancang, dijalankan secara efektif serta tidak salah arah.

Untuk menuju perikanan budidaya yang maju secara komprehensif dalam suatu wilayah yang menyimpan potensi perikanan, hanya bisa diketahui dan dicapai dengan adanya ketersediaan data. Tujuan pengembangan statistik perikanan budidaya adalah menyediakan data statistik perikanan budidaya yang berkualitas yakni lengkap, akurat, mutakhir dan berkesinambungan dalam rangka mewujudkan sistem statistik kelautan dan perikanan yang andal, efektif dan efisien guna mendukung pembangunan kelautan dan perikanan (data yang kaya dan jujur).

2. Jenis Data Statistik Perikanan Budidaya.

Data Statistik Produksi/Unit Ekonomi yaitu data mengenai hasil produksi ikan yang dibudidaya, diantaranya yaitu:

• Pembesaran Ikan
• Pembenihan Ikan
Jenisnya data adalah:
• Unit ekonomi : baik swasta dan pemerintah (Balai Benih)
• Lahan
• Kapasitas Produksi
• Tenaga Kerja/Pembenih Ikan
• Sarana produksi (induk, pakan, obat)
• Produksi = Volume (jenis dan ukuran), Nilai (jenis dan ukuran)

Data statistik Non Produksi yaitu data penunjang lainnya diluar produksi yang dapat dijadikan acuan dalam menganalisa potensi dan kebutuhan penunjang budidaya diantaranya yaitu:

• Potensi Lahan
• Sarana prasarana
• Sertifikasi
• Saluran
• Pakan
• Obat-obatan

3. Dukungan data statistik.Ket.Gambar (Beberapa Mahasiswi Stpk Matauli memperhatikan analisis data yang di dapatkan dilapangan dengan menggunakan media laptop dan aplikasi yang tersedia).

Penyusunan rencana untuk menghasilkan data yang baik maka adanya tahap pengendalian pelaksanaan rencana untuk menjamin tercapainya tujuan dan sasaran yang tertuang dalam rencana melalui kegiatan koreksi, penyesuaian,dan analisis hasil pemantauan pelaksanaan.

Tahap evaluasi pelaksanaan rencana yang dilakukan pada bagian perencanaan yang secara sistematis mengumpulkan dan menganalisis data untuk menilai pencapaian tujuan, sasaran dan kinerja pembangunan mencakup masukan (input), keluaran (output), hasil (result), manfaat (benefit), dan dampak (impact).

4. Alur Pengumpulan Data.

Ket.Gambar (Salah satu Mahasiswa Stpk Matauli melakukan wawancara singkat mendapatkaninformasi sehingga mengumpulkan data hasil dari pendapatan nelayan serta data informasi lainnya).

Mekanisme dalam perolehan data sampai pengolahan data statistik yaitu dimulai dari lini wilayah terkecil. Alur tersebut dimulai perolehan data oleh petugas lapangan di Kecamatan dengan menggunakan metode-metode pengambilan sampel, selanjutnya diserahkan ke Kabupaten/Kota (Dinas yang membidangi Kelautan dan Perikanan) untuk dilakukan rekapitulasi dan pengolahan data.

Kemudian data tersebut dikirim Dinas Provinsi untuk dilakukan rekapitulasi dan pengolahan data. Sebelum data tersebut dikirim ke pusat (Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dirjen Perikanan Budidaya) dilakukan kroscek
kelapangan dengan didampingi oleh petugas Kab/Kota dan petugas pengambil data lapangan (pencacah data).

5. Tantangan yang dihadapai.Ket.Gambar (Hasil yang akurat dari data penelitian pertama seorang dosen yang di dapatkan dari lapangan di desa Hajoran induk kab.Tapanuli Tengah Provinsi Sumatera Utara Yang dipresentasikan di Aula kampus Stpk Matauli).

Memenuhi kebutuhan data sehingga diperoleh hasil data yang akurat dan cepat tentunya diperlukan upaya yang lebih keras terutama dalam mengatasi kendala dan permasalahan di lapangan yang menyangkut proses pengumpulan data, pengolahan data serta teknis dan jenis tampilannya. Fenomena yang terjadi saat ini kepentingan akan data statistik belum diikuti
dengan upaya perhatian secara sungguh-sungguh dan menyeluruh dari para pelaku pembangunan.

Keberadaan data statistik diharapkan dapat memberikan gambaran data yang cukup akurat tentang perikanan budidaya, bermanfaat bagi pengembangan Perikanan Budidaya ke depan untuk meningkatkan kesejahteraan Pembudidaya Perikanan sehingga sektor Kelautan dan Perikanan dapat diwujudkan menjadi salah satu sektor yang unggul.

Dengan adanya dukungan statistik tentunya diharapkan nantinya dapat meningkatkan produksi dan produktifitas perikanan budidaya.
Semoga tulisan ini bermanfaat,Terimakasih.

IDENTITAS PENULIS:
NAMA : Susi Mey
NIM : 18020018
PRODI : Akuakultur
Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan Matauli

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.