Sambut Kepulangan Ametro Pandiangan Korban Dugaan Penculikan, Ratusan Warga Ucapkan Terimakasih Kepada Kapolres Tapteng

  • Whatsapp
Sejumlah saat warga menyambu kepulangant Ametro Pandiangan

Sinarlintasnews.com | Tapteng – Sejumlah warga dari berbagai daerah Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah menyambut kepulangan Ametro Pandiangan korban dugaan penculikan OTK pada Jumat (10/1/2020) beberapa harilalu di Kelurahan Pargarutan, Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Kepulangan Ametropun disambut dengan isak tangis dan upa-upa (tradisi kampung) oleh sejumlah warga yang turut prihatin pasca kejadian dugaan penculikan tersebut. Semabri mengucapkan terimakasih banyak kepada Kapolres Tapteng,

“Terimakasih banyak kami ucapkan kepada Kapolres Tapteng bapak AKBP Sukamat dan jajarannya yang telah menangani dan memprosek kasus kasus ini secara adil dan professional. sehingga kami semakin merasa yakin dan percaya Polri brsama masyarakat”, Ujar warga.

BACA JUGA : Polres Tapteng Diminta Usut dan Bongkar Motif Penculikan

Menanggapi kejadian tersebut, Menurut Lamhot Panggabean (42) salah satu warga Gottingmahe mengungkapkan, Ametro Pandiangan merupakan sosok yang dikenal baik di masyarakat, dan diketahui tidak pernah bermusuhan dengan siapapun. Sehingga kasus tersebut menjadi pertanyaan besar apa sebab dan motif dari dugaan penculikan tersebut.

“Anak ini sangat kami kenal kepribadiannya, suka bergaul dan bermasyarakat. Lalu kenapa ini bisa terjadi, bahkan dituding memiliki narkoba. kami masyarakat Gottingmahe ini bisa menjamin kalau Ametro ini tidak terlibat narkoba. Jangankan narkoba, rokok dan minuman keras saja tidak ia konsumsi,” terang Lamhot.

Lamhot juga mengungkapkan, kejadian tersebut menjadi momok menakutkan kepada masyarakat. Terlebih dugaan pelaku penculikan sebanyak lima orang, satu diantaramya disebut-sebut diduga ajudan Bupati.

“Kami berharap kepada Kapolres Tapanuli Tengah, Bapak AKBP Sukamat dan jajarannya, agar mengusut motif dan dalang dibalik penculikan ini, jika tidak, kedepan kita kawatir aka nada korban penculikan lagi. Dan jelas kejadian ini bila tidak di ungkap, maka akan menjadi momok menakutkan kepada masyarakat. Kami yakin dan percaya Polres Tapteng akan mampu membongkar kasus ini secara professional demi kenyamanan dan ketenangan masyarakat,” ungkapnya. (red)

 

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.