Pasca Bom di Medan, Polres Tapteng tingkatkan pengamanan pengurusan SKCK pelamaran CPNSTapanuli Tengah | Pasca terjadinya sebuah ledak

  • Whatsapp
Iptu Rensa Sipahutar pantau pengurusan SKCK di Mako Polres Tapteng

Sinarlintasnews.com |Tapanuli Tengah – Pasca terjadinya sebuah ledakan bom di Polrestabes Medan yang terletak di Jalan HM Said Medan, Sumatera Utara (Sumut) pada Rabu (13/11) pagi.

Polres Tapanuli Tengah (Tapteng) meningkatkan pengamanan penjagaan pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Mako Polres Tapteng.

Kapolres Tapteng AKBP Sukamat melalui Kabag Humas, Iptu Rensa Sipahutar saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, selama kurun waktu tiga hari ini, masyarakat dari beberapa daerah di Tapteng telah melakukan pengurusan SKCK.

“Terima kasih, perlu kami sampaikan, setelah ada pengumuman dari pemerintah adanya perekrutan CPNS, di Polres Tapteng, masyarakat khususnya, baik itu mulai dari kecamatan Manduamas sampai dengan kecamatan Sibabangun, yang mengurus SKCK selama waktu kurun tiga hari, sudah 56 orang,” ujar Iptu Rensa Sipahutar.

Dikatakan Rensa, mayoritas pengurusan SKCK yakni untuk melengkapi persyaratan pelamaran CPNS tahun 2019.

“Yang biasanya setiap masyarakat datang, harus melengkapi dulu kartu keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan syarat-syarat lainnya yang telah ditetapkan oleh Satuan Intel Polres Tapteng,” jelasnya.

Sedangkan untuk biaya administrasi pengurusan SKCK, Iptu Rensa Sipahutar menyebut, sebesar tiga puluh ribu rupiah (Rp 30.000).

“Biayanya itu, untuk pengurusan SKCK, dan itu sesuai dengan peraturan untuk negara,” imbuhnya.(Sbp)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.