HCTPS Sedunia, Balon Walikota Medan Ini Paparkan Perilaku Sederhana Berdampak Luar Biasa

  • Whatsapp
Hj. Fitriani Manurung, S.Pd, M.Pd saat memaparkan dan membagikan master kepada para pelajar

Sinarlintasnews.com | Medan – Bakal Calon (Balon) Wali Kota/Wakil Wali Kota Medan Hj. Fitriana Manurung, S.Pd, M.Pd manaatkan moment Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun sedunia (HCTPS) untuk memberikan pemahaman arti dari sebuah kesehatan kepada ratusan serta siswa didik SDN 060901di Jalan Mongonsidi No.65 Kota Medan, Sumatera Utara, Senin (15/10/2019).

Para guru dan Siswa-siswi SDN sambut hangat kehadiran Fitriani yang memberikan pemahaman tentang pentingnya kebersihan tangan untuk menciptakan kehidupan yang sehat. terutama anak-anak kelompok usia sekolah TK/SD.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, sejatinya hidup sehat bisa dimulai dari langkah-langkah sederhanan. dengan mencuci tangan pakai sabun setelah beraktifitas yang memungkinkan terjadinga cemaran kuman, dapat melindindungi diri dari penyakit seperti diare, infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) juga penyakit Hepatitis, Typhus, dan Flu Burung.

“Kegiatan ini berujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada anak-anak sejak usia dini tentang cara mencuci tangan yang benar. Karena perilaku CTPS terbukti merupakan cara yang efektif untuk upaya kesehatan preventif ,”. Katanya.

Balon Walikota/Wakil Walikota Medan ini juga mengajak para orang tua untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya CTPS sebagai cara yang mudah, efektif, dan terjangkau untuk mengurangi angka kematian terkait penyakit diare terhadap anak.

“Kita berharap kepada para orang tua dan juga para guru sekolah dasar agar melakukan kegiatan bersama cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir setelah melakukan beberapa kegiatan di rumah maupun di sekolah kepada peserta didik. Kegiatan CTPS dapat dikombinasikan dengan perilaku hidup bersih dan sehat,” ungkapnya.

Dijelaskannya, Pembiasaan praktek cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir merupakan salah satu perilaku sederhana yang dapat melindungi anak-anak maupun peserta didik dari penyakit. Fitriani juga berharap, kegiatan tersebut dapat mengadvokasi pemangku kebijakan untuk menempatan media cuci tangan di rumah, sekolah, tempat kerja dan fasilitas kesehatan.

“Harapan kita, Pemerintah dan masyarakat dapat memanfaatkan moment ini sebagai perilaku kebiasaan, sehingga kualitas kesehatan masyarakat kedepannya bisa lebih baik lagi .” Jelasnya.

Pantauan dilapangan, Selain memberikan pemahaman dan praktek langsung cara CTPS kepada para peserta didik, Fitriani juga membagikan masker untuk dikekanan para pelajar saat berangkat maupun sepulang dan diluar sekolah. (red).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.