x

Masinton Kawal Langsung Rehabilitasi Pascabencana, Desak Penyelesaian Sabo Dam Demi Lindungi Warga Tapteng

waktu baca 3 menit
Kamis, 30 Jul 2026 13:31 sinarlintas

TAPANULI TENGAH | Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu mendampingi Tim Supervisi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam yang dipimpin Koordinator Wilayah Sumatera Utara, Brigjen TNI Fadjar Tjahjono, S.I.P., melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap progres penanganan bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah, Rabu (29/7/2026).

Kunjungan lapangan difokuskan pada sejumlah titik yang menjadi prioritas rehabilitasi, yakni areal persawahan di Kelurahan Bonalumban, pembangunan tanggul di Kelurahan Sipange, serta pembangunan sabo dam di Lingkungan V, Kelurahan Hutanabolon, Kecamatan Tukka.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan infrastruktur pengendali banjir berjalan sesuai rencana dan mampu memberikan perlindungan nyata bagi masyarakat yang selama ini masih dihantui ancaman banjir susulan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Masinton meminta agar pembangunan sabo dam di Kecamatan Tukka segera dituntaskan dan dilanjutkan di Kelurahan Sipange. Menurutnya, keberadaan infrastruktur tersebut sangat penting untuk mengurangi risiko bencana dan mengembalikan rasa aman masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Tim Supervisi yang dipimpin Brigjen TNI Fadjar Tjahjono. Kami berharap pembangunan sabo dam di Kecamatan Tukka dapat terus dilanjutkan hingga selesai. Demikian juga pembangunan sabo dam di Kelurahan Sipange sehingga masyarakat tidak lagi dihantui rasa khawatir dan dapat kembali beraktivitas seperti sediakala,” ujar Masinton.

Ia mengungkapkan, Tapanuli Tengah merupakan salah satu daerah di Sumatera Utara yang mengalami dampak bencana cukup berat. Banjir yang melanda Kelurahan Hutanabolon dan Kelurahan Sipange membawa material sedimen dalam jumlah besar, merusak lingkungan, mengganggu lahan pertanian, serta membuat warga selalu waswas setiap kali hujan turun.

Meski dihadapkan pada keterbatasan sumber daya, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, kata Masinton, terus mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat, TNI, Polri, serta seluruh pemangku kepentingan.

“Kami berkomitmen melakukan penanganan secara cepat demi membantu masyarakat. Seluruh proses penanganan bencana dilakukan secara terbuka, transparan, dan bertanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah Sumatera Utara, Brigjen TNI Fadjar Tjahjono, menjelaskan bahwa Tim Monitoring dan Evaluasi bertugas memastikan seluruh program rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan tepat sasaran. Tim melakukan verifikasi data lapangan, mengecek kesesuaian antara perencanaan dan progres fisik, mengidentifikasi kendala, serta memberikan rekomendasi kepada Posko Nasional sebagai dasar pengambilan kebijakan.

Selain melakukan pemeriksaan administrasi, Tim Monev juga memiliki kewenangan meninjau langsung lokasi pekerjaan guna memastikan pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak bencana.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Kabupaten Tapanuli Tengah dapat terus berjalan optimal sehingga masyarakat segera terbebas dari ancaman banjir dan dapat kembali menjalankan aktivitas secara normal.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Koordinator Wilayah Sumatera Utara Kombes Pol. Wahyu Widiarso, Kepala Posko Data Tamimi Hendra Kusuma, Direktur Fasilitasi Korban dan Pengungsian Kedeputian Kedaruratan BNPB Nelwan Harahap, Danrem 023/Kawal Samudera, Dandim 0211/Tapanuli Tengah, jajaran Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Tapanuli Tengah, Camat Tukka, Lurah Hutanabolon, Lurah Sipange, serta masyarakat setempat. (Jerry).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x