MEDAN | Dukungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah terhadap gerakan kemanusiaan Palang Merah Indonesia (PMI) kembali ditegaskan. Wakil Bupati Tapanuli Tengah, Mahmud Efendi, menghadiri pembukaan Musyawarah Provinsi (Musprov) XII PMI Sumatera Utara Tahun 2026 di Grand Mercure Hotel, Medan, Kamis (23/7/2026).
Kehadiran Mahmud bukan sekadar memenuhi undangan. Momentum Musprov menjadi ruang penting untuk memperkuat sinergi pemerintah daerah dengan PMI dalam menghadapi berbagai persoalan kemanusiaan, mulai dari penanggulangan bencana, pelayanan donor darah hingga penguatan relawan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Musprov XII PMI Sumut yang berlangsung 23–25 Juli 2026 mengusung tema “PMI Provinsi Sumatera Utara yang Profesional, Mandiri, dan Dicintai Masyarakat dalam Pelayanan Kemanusiaan.”
Pembukaan Musprov dilakukan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumut, Basarin Yunus Tanjung.
Basarin menegaskan pemerintah akan terus mendukung peningkatan kapasitas PMI. Menurutnya, tantangan kemanusiaan tidak mungkin ditangani secara sendiri-sendiri sehingga membutuhkan kekuatan kolaborasi lintas sektor.
“Tantangan kemanusiaan di masa depan tidak mungkin dihadapi sendiri, melainkan harus dijawab dengan semangat gotong royong dan kebersamaan,” tegas Basarin.
Sementara Ketua PMI Sumatera Utara, Rahmat Shah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus, relawan, pemerintah daerah, dunia usaha dan mitra yang selama masa bakti 2021–2026 konsisten mendukung berbagai program kemanusiaan PMI.
Menurut Rahmat, dukungan tersebut menjadi kekuatan penting untuk membangun PMI yang semakin profesional, mandiri dan dekat dengan masyarakat.
Yang menarik, dalam rangkaian Musprov tersebut, tiga mitra PMI dari Tapanuli Tengah turut menerima penghargaan atas kontribusi aktif mereka dalam mendukung kerja-kerja kemanusiaan PMI.
Penghargaan itu menjadi penanda bahwa gerakan kemanusiaan di Tapanuli Tengah tidak hanya bertumpu pada PMI dan pemerintah, tetapi juga mendapat dukungan dari berbagai mitra yang selama ini terlibat dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Bagi Pemkab Tapteng, penguatan kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memastikan pelayanan kemanusiaan semakin cepat, profesional dan mampu menjangkau masyarakat yang membutuhkan, khususnya ketika daerah menghadapi situasi darurat maupun bencana.
Musprov XII PMI Sumut selanjutnya menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus evaluasi perjalanan PMI selama periode 2021–2026, serta merumuskan arah pelayanan kemanusiaan PMI Sumatera Utara ke depan.
Tidak ada komentar