Tapanuli Tengah – Ratusan pelajar dari berbagai sekolah menengah di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) unjuk kebolehan dalam Festival Seni Kreatif Pelajar 2025 yang Pantai Indah Pandan (PIP).
Acara ini diselenggarakan oleh Generasi-7, BUMD Mansalar bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tapanuli Tengah sebagai wadah bagi para siswa untuk menyalurkan bakat dan kreativitas di bidang seni yang diikuti pelajar mulai dari PAUD/TK/RA, SD, SMP, SMA dan Mahasiswa.

Festival yang berlangsung selama dua hari ini mulai dari Sabtu dan Mimggu (26-27/7/25) menampilkan beragam pertunjukan seni seperti tari tradisional, musik etnik, vokal solo, fashion show, Dancer, acustik Band, hingga seni lukis karya para pelajar. Tema kegiatan tahun ini adalah “Festival Semarak Wisata,”.
Kepala Dinas Pendidikan, Boy Rahman Hasibuan dalam sambutannya mengatakan bahwa festival ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap seni dan budaya sekaligus membentuk karakter pelajar yang kreatif, percaya diri, dan berdaya saing.
“Kami ingin memberi ruang kepada pelajar untuk menunjukkan potensi mereka, bukan hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam seni dan budaya. Kreativitas anak-anak ini luar biasa dan perlu terus kita dorong,” ujarnya.
Boy Rahman Hasibuan juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin yang melibatkan lebih banyak peserta serta stakeholder daerah.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat dan pelaku usaha untuk ikut serta mendukung program-program kreatif seperti ini. Ini adalah investasi untuk masa depan daerah kita,” pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua panitia, Mas Dadang dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh pelajar sekolah dari berbagai kecamatan di Tapanuli Tengah, dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 517 pelajar.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, khususnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tapanuli Tengah. Antusiasme peserta dan dukungan dari para guru serta orang tua sangat luar biasa,” ujar Dadang dalam sambutannya.
Acara penutupan festival juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan, tokoh seni, yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dianggap mampu menjadi wadah ekspresi dan pengembangan bakat siswa.
Menurut Dadang kegiatan ini akan dijadikan agenda tahunan sebagai bentuk dukungan terhadap pelajar dalam bidang seni dan budaya. Ia juga menyampaikan bahwa seluruh kegiatan berjalan lancar tanpa kendala berarti, serta seluruh laporan keuangan dan pertanggungjawaban kegiatan akan disampaikan secara transparan kepada pihak terkait.
Sementara itu, Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tapanuli Tengah, Habibie Pasaribu, dalam sambutan menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan positif yang melibatkan generasi muda, khususnya dalam bidang seni dan budaya.
“Kami dari BUMD sangat bangga dapat berkontribusi sebagai penyedia fasilitas tempat untuk acara sebesar ini. Festival ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi seni, tapi juga media untuk menumbuhkan rasa percaya diri, kerja sama, dan kecintaan terhadap budaya lokal,” ujar Habibie.
Ia juga menambahkan bahwa Pantai Indah Pandan yang dikelola oleh BUMD terbuka untuk berbagai kegiatan sosial dan pendidikan, terutama yang menyasar kalangan pelajar dan komunitas kreatif.
“Kami siap mendukung kegiatan-kegiatan positif yang dapat membangun karakter generasi muda Tapanuli Tengah,” tegasnya.
Festival yang melibatkan ratusan pelajar dari tingkat PAUD/TK/RA, SD, SMP, SMA dan Mahasiswa ini dinilai sukses dalam mengangkat potensi seni dan kreativitas generasi muda daerah. (Jerry).






