Sibolga – Sinarlintasnews.com – Juru bicara Keluarganya besar Muhammad Fadhil Thoib Hutagalung, Mangala Sitanggang secara tegas membantah Terkait postingan ajakan deklarasi bersama calon walikota dan wakil Walikota Sibolga pasangan Muhammad Fadhil Thoib Hutagalung dan Marojahan Panjaitan tidak benar atau Hoax.
Postingan yang diungggah pada hari Selasa tanggal 6 Agustus 2024 sekitar pukul 17.15 WIB, salah satu akun Facebook dengan nama Peserta anonim mengunggah undangan bertuliskan “Deklarasi Bersama Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Sibolga M. Fadli Thoib Hutagalung dan Marojahan Panjaitan bertempat di Center Pemenangan Faham pada hari Sabtu 10 Agustus 2024 pukul 20.00 WIB sampai dengan selesai. Dalam undangan ajakan tersebut juga mencaplok tiga logo partai politik yakni, Partai Golkar, Gerindra dan Demokrat.
“Itu tidak benar, itu adalah perbuatan orang yang tidak bertanggung jawab. Kami perlu klarifikasi bahwa ajakan tersebut bukan dari tim Fadhil Hutagalung dan Marojahan Panjaitan,” Katanya.
Dikatakannya, Segala sesuatu terkait informasi pencalonan Muhammad Fadhil Thoib Hutagalung akan selalu disampaikan melalui canter pemenangan secara resmi.
“Jadi kepada seluruh simpatisan, pendukung dan kepada seluruh masyarakat kota Sibolga agar tidak mempercayai berita ini,” Ujarnya.
Mangala juga menyakini, Postingan berita Deklarasi tersebut juga tidak berasal dari para pendukung maupun simpatisan Fadhil Hutagalung. Sebab segala sesuatu yang dilakukan tim pemenangan maupun simpatisan terlebih dahulu melakukan kordinasi dan persetujuan dari Center pemenangan Fadhil Hutagalung. Terlebih postingan tersebut telah dicantumkan partai politik.
“Pernu kami sampaikan bahwa pada tanggal 10 Agustus 2024 tidak ada deklarasi bersama dari tim Fadhil Hutagalung dan marojahan Panjaitan, dan Kepada pengurus Partai sebagaimana yang telah dicantumkan di dalam postingan tersebut baik itu pengurus Partai Golkar, partai Gerindra dan Partai Demokrat Kami memohon maaf, meski ini bukan dari kami karena adanya pencaplokan partai,” Jelasnya.
Terkait rekomendasi atau partai pengusung, Mangala menyatakan hingga sampai berita ini diterbitkan masih belum menerima rekomendasi dari partai politik.
“Sampai saat ini kami masih belum mendapatkan rekomendasi dari partai politik sebagai pengusung, semua masih proses. Jadi kami tidak mungkin melaksanakan deklarasi sementara rekomendasi belum ada,” Katanya.
Sedangkan kepada pelaku yang memosting berita deklarasi tersebut, Mangala menyarankan agar berpolitik dengan naik dan tidak menjatuhkan atau mengadu domba pihak lain.
“Mudah-mudahan yang posting ini niatnya tulus mau membantu kami, tapi dengan cara ini sepertinya sengaja memecah belah dan merusak kami dengan partai politik. sebenarnya kami tidak terpancing namun ini perlu diklarifikasi agar tidak ada kesalahpahaman baik kepada masyarakat kota Sibolga maupun kepada partai politik,” Pungkasnya.(red)
Tidak ada komentar