x

PRSU ke-50 Dibuka, Masinton Pasaribu Pamer Potensi Tapteng: Pantai, Pulau hingga Situs Bongal

waktu baca 2 menit
Sabtu, 4 Jul 2026 15:12 sinarlintas

MEDAN | Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu memanfaatkan momentum Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 untuk memperkenalkan sederet potensi unggulan daerah kepada masyarakat luas, investor dan pelaku usaha.

PRSU ke-50 resmi dibuka Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya, BSc, di Panggung Utama PRSU, Jalan Gatot Subroto, Medan, Jumat (4/7/2026) malam. Pembukaan turut dihadiri Masinton Pasaribu bersama jajaran Forkopimda Sumut, kepala daerah se-Sumatera Utara dan perwakilan konsulat jenderal negara sahabat.

Mengusung tema “Harmoni Emas”, PRSU tahun ini tidak hanya menjadi panggung hiburan. Ajang tersebut diarahkan sebagai ruang promosi potensi daerah, penguatan UMKM, kebudayaan, pariwisata hingga investasi.

Wakil Gubernur Sumut Surya mengatakan, PRSU ke-50 menjadi bagian penting dari perjalanan pembangunan Sumatera Utara sekaligus ruang untuk mempertemukan potensi daerah dengan investor dan dunia usaha.

“PRSU ke-50 menjadi penanda perjalanan sejarah pembangunan Sumatera Utara. Ini adalah ruang pertemuan bagi investasi, promosi potensi daerah, kekayaan budaya, pariwisata, hingga pengembangan sumber daya manusia,” ujar Surya.

Ia berharap PRSU mampu mendorong perdagangan, teknologi, olahraga dan inovasi sehingga memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Sementara itu, Masinton Pasaribu menegaskan Tapteng memiliki modal besar untuk dikembangkan sebagai daerah tujuan wisata sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.

Menurutnya, kekuatan Tapteng tidak hanya terletak pada bentang alam pesisir, tetapi juga pulau-pulau, wisata religi hingga peninggalan sejarah.

“Tapanuli Tengah memiliki potensi yang luar biasa. Kita memiliki garis pantai yang panjang dengan pesona pulau-pulau yang indah, situs purbakala di Bongal Desa Jago-jago, hingga wisata religi,” kata Masinton.

Ia menegaskan Pemkab Tapteng akan terus mengeksplorasi dan mempromosikan potensi tersebut agar semakin dikenal di tingkat nasional.

Bagi Masinton, promosi potensi daerah bukan sekadar memperkenalkan destinasi wisata, tetapi juga membuka peluang investasi dan memperbesar ruang pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Di tengah proses pemulihan pascabencana, Pemkab Tapteng juga membawa semangat “Bangkit Lebih Cepat, Pulih Lebih Kuat”. Nilai “Sahata Saoloan” menjadi spirit untuk memperkuat persatuan dan gotong royong dalam membangun kembali daerah.

PRSU ke-50 berlangsung selama satu bulan, mulai 3 Juli hingga 2 Agustus 2026. Gelaran ini diharapkan menjadi penggerak ekonomi kreatif, UMKM dan investasi sekaligus memperkuat kolaborasi antardaerah di Sumatera Utara.(Jerry).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x