Foto: Pihak Dinas Sosial Kabupaten Tapanuli Tengah saat menyerahkan langsung bantuan sembako dan saspraz kepada keluarga Usman Hasiabuan. Tapanuli Tengah | Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah melalui Dinas Sosial kembali menunjukkan respons cepat terhadap setiap laporan masyarakat. Hanya beberapa saat setelah menerima informasi mengenai kondisi memprihatinkan yang dialami Usman Hasibuan (45), warga Kelurahan Sibuluan Baru, Kecamatan Pandan, jajaran Dinas Sosial langsung bergerak ke lapangan untuk memberikan penanganan, Kamis (30/7/2026).
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tapanuli Tengah, Faisal Fahmi Lubis, mengatakan begitu menerima laporan dari masyarakat, dirinya segera menginstruksikan para kepala bidang beserta tim untuk melakukan asesmen terhadap kondisi keluarga Usman yang diketahui hidup dalam keterbatasan ekonomi. Selain itu, istri Usman juga dilaporkan mengalami depresi yang disertai dugaan gangguan kejiwaan.
“Hari ini kami menerima laporan mengenai kondisi salah seorang warga di Kelurahan Sibuluan Baru. Yang bersangkutan merupakan keluarga kurang mampu, sementara istrinya dikabarkan mengalami depresi dan diduga mengalami gangguan kejiwaan. Saya langsung menginstruksikan para kabid untuk turun melakukan asesmen,” ujar Faisal.
Hasil asesmen di lapangan menunjukkan keluarga tersebut membutuhkan bantuan segera. Tanpa menunggu lama, Dinas Sosial langsung menyalurkan paket sembako guna membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga. Selain itu, bantuan Sasparaz juga diserahkan sebagai bagian dari dukungan penanganan sosial bagi keluarga tersebut.
Tidak hanya memberikan bantuan kebutuhan dasar, Dinas Sosial juga bergerak melakukan koordinasi lintas sektor untuk memastikan penanganan kesehatan istri Usman berjalan sesuai prosedur. Koordinasi dilakukan dengan dokter spesialis saraf dan dokter spesialis kejiwaan guna menentukan langkah medis terbaik.
“Kami juga mengusulkan agar keluarga memberikan persetujuan sehingga pasien dapat segera dirujuk untuk menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa di Medan. Seluruh proses penanganan dipastikan tanpa membebani keluarga. Pemerintah akan memastikan pasien memperoleh pelayanan sesuai prosedur tanpa dipungut biaya,” jelas Faisal.
Respons cepat pemerintah tersebut mendapat apresiasi dari Usman Hasibuan. Dengan penuh haru, ia mengaku tidak menyangka laporannya langsung ditindaklanjuti oleh Dinas Sosial.
“Terima kasih Pak Bupati Masinton. Saya sangat terharu. Baru saja saya melaporkan kondisi keluarga saya, langsung ditangani Dinas Sosial. Terima kasih juga kepada Pak Kadis Sosial beserta seluruh jajaran yang sudah datang melihat kondisi kami dan memberikan bantuan,” ungkap Usman.
Terkait rencana perawatan istrinya, Usman mengatakan masih akan bermusyawarah dengan keluarganya mengingat mereka memiliki tiga orang anak yang masih bersekolah, masing-masing di tingkat SMA, SMP, dan SD.
“Kami akan berembuk dulu dengan keluarga, kemudian segera memberikan kabar kepada Dinas Sosial. Saya berharap ada jalan keluar agar istri saya bisa kembali pulih. Sudah sekitar tiga tahun ia mengalami gangguan kejiwaan. Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Tapteng, khususnya Pak Bupati dan Dinas Sosial yang begitu cepat menanggapi keluhan kami,” katanya.
Langkah cepat yang dilakukan Dinas Sosial Tapteng menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Tidak hanya menerima laporan, pemerintah juga hadir memberikan solusi melalui bantuan sosial, pendampingan, serta koordinasi layanan kesehatan bagi warga yang membutuhkan.
Faisal juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila menemukan warga yang membutuhkan bantuan sosial maupun penanganan khusus. Kepedulian, kecepatan bertindak, dan kolaborasi menjadi komitmen Pemkab Tapteng untuk memastikan setiap warga memperoleh perlindungan sosial dan pelayanan kemanusiaan secara cepat dan tepat.(Jerry).
Tidak ada komentar