Foto : Ketua Yayasan Matauli Pandan, Fitri Krisnawati Tandjung saat memberikan pengarahan kepada para peserta lomba tarkam Tapanuli Tengah | Sinarlintasnews.com – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) melalui Yayasan SMA N 1 Matauli Pandan menggelar turnamen Antar Kampung (Tarkam) di tahun 2024 di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.
Ketua Yayasan Matauli Pandan, Fitri Krisnawati Tandjung dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan yang diselenggarakan tersebut bertujuan untuk mencari bibit unggul di bidang olahraga dan merupakan program unggulan dan prioritas Kemenpora dalam rangka membudayakan olahraga di masyarakat, sebagaimana diatur dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).
“Kompetisi tarkam yang kita selenggarakan yaitu pertandingan di cabor lari 100 meter putra putri dan bola voli. Pelaksanaan Kejuaraan Tarkam Kemenpora ini juga sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dimana olahraga harus bisa menyentuh lapisan terbawah yaitu dari kampung atau desa, sekaligus menjadi sarana pencarian bakat-bakat olahraga nasional,” Kata Fitri Krisnawati Tandjung yang merupakan Putri sulung tokoh Nasional, Ir. Akbar Tandjung, Rabu (7/2/24).
Sebagai ketua Yayasan Pendidikan ternama, Fitri Krisnawati Tandjung mengaku senang Kemenpora RI meluncurkan program kejuaraan Tarkam di Kabupaten Tapanuli Tengah. Sehingga Putra Putri mulai dari regional paling bawah yaitu dari desa atau kampung dapat ikut serta berkompetisi melatih mental dan sportivitas para pemain untuk bertanding fair play dan berpikir positif serta tidak mudah menyerah.
“Ini menjadi kehormatan bagi Matauli dipercaya Kemenpora untuk menyelenggarakan kegiatan ini. Dan saya cukup senang melihat semangat para peserta ditambah lagi cuaca yang cukup baik dan indahnya alam kampung halaman kita ini. Saya berharap, kegiatan ini bisa jadi ajang rekreasi warga sekaligus menggerakan ekonomi kampung. Warga jadi hobi olahraga, pedagang kaki lima bisa cari nafkah di area pertandingan. Budaya gotong royong antar warga tumbuh karena bareng-bareng bikin kejuaraan antar kampung.” Kata Fitri.
Dikatakannya, Jadi, tidak ujug-ujug prestasi hanya kejar prestasi, tapi lebih menggerakkan antusias masyarakat dalam berolahraga. Semoga acara ini bisa menginspirasi masyarakat Tapanuli Tengah untuk lebih bugar. Tidak hanya sehat, karena sehat belum tentu bugar. Kalau bugar, sudah pasti sehat.
“Program ini sejalan dengan Yayasan Matauli lewat SMA Negeri 1 Matauli Pandan yang juga mencari bibit unggul dari Kabupaten Tapanuli Tengah dan Sibolga dan Sumatera Utara sejak 30 tahun lalu. Dan saat ini lewat Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan (STPK) serta Sekolah Tinggi Agama Islam Matauli Barus, Yayasan Matauli mempersiapkan Sarjana-sarjana handal di bidangnya,” Ujarnya.
Selain itu, Fitri Krisnawati Tandjung juga menyampaikan Terima kasih kepada Pemkab Tapanuli Tengah yang telah memfasilitas olahraga untuk menyukseskan Tarkam Kemenpora di tersebut.
“Terima kasih kepada Pemkab Tapteng yang telah berpartisipasi menyediakan fasilitas, Semoga kedepan ini bisa mendorong semangat anak-anak muda sibolga-Taoyeng untuk lebih berprestasi,” Terangnya.
Sebelum membuka secara resmi, Fitri Krisnawati Tandjung menyampaikan kepada seluruh peserta untuk tetap menjunjung tinggi sportivitas dan menghindari hal-hal yang tidak baik.
‘Ingat, di dalam tubuh yang sehat tedapat jiwa yang sehat (Mens sana in corpore sano). Di mana lewat lomba ini tubuh dan jiwa kita akan sehat. Untuk itu saya mengucapkan selamat bertanding dan raihlah kemenangan dengan sportif,” pungkasnya.
Sementara itu, ketua panitia lomba, S. Jefri Jack menyebutkan, ada 16 peserta untuk Lomba Bola Voli Kategori Putra dan Putri. Sedangkan untuk peserta lomba lari 100 meter, diikuti 100 peserta yang terdiri dari 50 pelajar dan 50 masyarakat umum dari Tapanuli Tengah dan Sibolga dengan total hadiah 22 juta.
Pantauan dilapnagan, acara tersebut juga turut dihadiri oleh Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Matauli Pandan, Deden Rachmawan, Koni Tapteng, Perwakilan dari Kantor Pemuda dan Olahraga Tapteng, dan Organisasi Kepemudaan. (JERRY).
Tidak ada komentar