x

LCC SMA se-Cabdisdik Wilayah XI, Tiga Sekolah Terbaik Melaju ke Tingkat Provinsi

waktu baca 3 menit
Sabtu, 31 Okt 2026 16:56 sinarlintas

Sinarlintasnews.com | Semangat berkompetisi dan budaya berpikir kritis mewarnai pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat SMA Kabupaten/Kota se-Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Wilayah XI Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan yang digelar di SMKN 2 Padangsidimpuan, Sabtu (31/10/2026), tersebut menjadi ajang pembinaan prestasi akademik sekaligus upaya mendorong peningkatan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.

Lomba yang diselenggarakan melalui kolaborasi Cabdisdik Wilayah XI dengan Bimbingan Belajar Sony Sugema College (SSC) Padangsidimpuan ini juga merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Guru Nasional (HGN) tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI Provinsi Sumatera Utara, Ardiansyah Putra Lubis, S.STP., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan sekolah yang telah berpartisipasi. Ia menegaskan, kompetisi akademik seperti LCC memiliki peran penting dalam membangun semangat belajar, meningkatkan kemampuan intelektual, serta membentuk karakter peserta didik.

Menurutnya, LCC bukan sekadar ajang adu cepat menjawab pertanyaan, tetapi juga sarana melatih kemampuan berpikir kritis, logis, dan analitis. Peserta didik dituntut mampu memahami materi, mengolah informasi, serta mengambil keputusan secara tepat di bawah tekanan kompetisi.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin mendorong peserta didik agar tidak hanya unggul dalam penguasaan materi pelajaran, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, percaya diri, dan menjunjung tinggi sportivitas,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Berdasarkan hasil kompetisi, tiga sekolah berhasil meraih posisi terbaik dan berhak mewakili masing-masing kabupaten/kota pada LCC tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Ketiga sekolah tersebut yakni SMAN 1 Batang Toru sebagai perwakilan Kabupaten Tapanuli Selatan, SMAN 2 Plus Panyabungan dari Kabupaten Mandailing Natal, serta SMAS Nurul Ilmi sebagai utusan Kota Padangsidimpuan.

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi sekolah, tenaga pendidik, peserta didik, dan masyarakat di masing-masing daerah. Ketiga sekolah diharapkan dapat mempersiapkan diri secara maksimal untuk menghadapi persaingan di tingkat provinsi.

Ardiansyah juga menekankan pentingnya peran guru dalam membimbing dan mengembangkan potensi peserta didik. Menurutnya, keberhasilan siswa dalam kompetisi akademik merupakan hasil dari proses pembelajaran yang berkelanjutan, pembinaan yang terarah, serta dedikasi para tenaga pendidik.

Ia mengajak seluruh satuan pendidikan, baik negeri maupun swasta, untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran dengan memperkuat budaya literasi, numerasi, serta kemampuan berpikir kritis dan kreatif.

Pendidikan, lanjutnya, tidak boleh hanya berorientasi pada pencapaian nilai akademik, tetapi juga harus mampu membentuk karakter, integritas, kemandirian, dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Kompetisi akademik harus menjadi motivasi bagi peserta didik untuk terus belajar, berinovasi, dan mengembangkan potensi diri. Yang terpenting bukan hanya menjadi juara, tetapi bagaimana proses tersebut membentuk karakter dan mentalitas generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan, Cabdisdik Wilayah XI berencana menjadikan LCC sebagai agenda rutin tahunan melalui kerja sama dengan SSC Padangsidimpuan.

Sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, sekolah, dan tenaga pendidik tersebut diharapkan dapat menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih dinamis, kompetitif, dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik.

Momentum Hari Guru Nasional juga menjadi pengingat bahwa keberhasilan pendidikan merupakan hasil kerja bersama yang membutuhkan dedikasi, kolaborasi, dan inovasi berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Cabdisdik Wilayah XI berharap semakin banyak peserta didik yang termotivasi untuk berprestasi, memiliki keberanian menghadapi tantangan, serta mampu mengembangkan kemampuan akademik dan karakter secara seimbang.

Tiga sekolah terbaik yang melaju ke tingkat provinsi diharapkan dapat membawa nama baik daerah sekaligus menjadi inspirasi bagi sekolah lainnya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.

LCC pun menjadi salah satu langkah nyata Cabdisdik Wilayah XI dalam membangun generasi muda yang cerdas, berkarakter, berintegritas, dan berdaya saing tinggi menuju terwujudnya sumber daya manusia unggul Indonesia Emas 2045. (Red).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x