Tapanuli Tengah – Dukungan terhadap Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, terus mengalir pasca adanya laporan sejumlah oknum anggota DPRD Tapteng ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kali ini, dukungan datang dari Ketua Pemuda Batak Bersatu (PBB) DPC Tapanuli Tengah, Royal Manullang.
Dalam pernyataannya, Royal menilai langkah pelaporan tersebut terkesan prematur dan kekanak-kanakan. Ia menegaskan, isu yang dilaporkan terkait penggunaan anggaran sebelum ketok palu APBD seharusnya tidak perlu dibesar-besarkan, terlebih jika penggunaannya terbukti untuk kepentingan masyarakat.
“Anggaran tersebut sudah digunakan untuk program nyata, salah satunya kegiatan budaya yang melibatkan seluruh etnis di Tapanuli Tengah,” ujar Royal, Sabtu (30/8/2025).
Royal justru memberikan apresiasi atas kepemimpinan Bupati Masinton Pasaribu bersama Wakil Bupati Mahmud—yang dikenal dengan sebutan “MAMA”—karena dianggap berhasil memberikan ruang setara bagi seluruh etnis, suku, dan agama di Tapanuli Tengah.
“Itu merupakan bukti perubahan nyata, bahwa Bupati saat ini benar-benar berbuat untuk kepentingan masyarakat. Masyarakat merasa sangat dihargai, tanpa adanya perbedaan perlakuan terhadap suku, ras, dan agama,” tambahnya.
Terkait laporan ke KPK, Royal mengingatkan agar hal itu tidak serta-merta dibawa atas nama lembaga DPRD secara keseluruhan.
“Kami tetap menghormati fungsi pengawasan DPRD. Tapi pelaporan ini seharusnya cukup disebut berasal dari oknum atau sekelompok anggota DPRD. Jangan membawa nama lembaga secara utuh,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengajak semua pihak menahan diri agar tidak memperkeruh suasana politik. “Yang cepat jangan mendahului, yang kebal jangan melukai, yang pintar jangan menggurui. Mari duduk bersama membangun Tapanuli Tengah dengan semangat persatuan pasca pemilu,” kata Royal.
Ia juga menyoroti isu utang Pemkab Tapteng sebesar Rp70 miliar yang disebut berasal dari pemerintahan sebelumnya. Menurutnya, hal itu perlu diaudit dan diklarifikasi secara terbuka agar tidak menjadi isu liar di tengah masyarakat.
“Perlu dilakukan audit, agar semua penggunaan anggaran itu jelas. Kebenaran harus dibuktikan supaya tidak menjadi beban opini publik,” ujarnya.
Pernyataan sikap Royal ditutup dengan ajakan untuk mendukung penuh setiap kebijakan pemerintah daerah yang berpihak kepada rakyat. “Maju terus Tapanuli Tengah. Saatnya naik kelas dan bersatu untuk perubahan,” pungkasnya.(Jerry).






