Tapanuli Tengah | Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu SH, menerima Kedatangan Siswa Matauli SMA Negeri 1 Matauli Pandan, bertempat di Ruang Rapat Garuda Kantor Bupati Tapanuli Tengah, Jumat (11/04/2025).
Adapun tujuan Kedatangan Siswa Matauli SMAN 1 Matauli, Shadeq Fikri Nasution Kelas XI-12, Fauzan Yudha Azhary Harahap kelas XI–12, untuk melakukan presentasi karya membuat Produk Eco Project dengan memanfaatkan limbah cangkang Kepiting sebagai sumber Energi Listrik dan air laut sebagai larutan elektrolit yang di persentasekan Kepada Bupati Tapanuli.
Siswa Matauli SMAN 1 Matauli Pandan ini akan mengikuti Proyek Social Movement dari Perlombaan Penelitian Toyota Eco Youth 13 Finalis Tingkat Nasional. Mereka yang mengikuti pada urutan 25 besar mewakili Tapanuli Tengah, Sumatera Utara di tingkat Nasional.
Dalam kesempatan itu Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu sangat bangga dan mengapresiasi karya Siswa SMA Negeri 1 Matauli Pandan, dan mensupport mengikuti Perlombaan di Tingkat Nasional.
“Terimakasih atas kedatangan Shadeq Fikri Nasution dan Fauzan Yudha Azhary Harahap. Teruslah berkarya berinovasi. Keren anak anak Matauli, tetap semangat, semoga sukses meraih masa depan yang cemerlang,” sebut Masinton dengan bangga.
Sebelumnya, Guru Pendamping Fiqih menyampaikan harapan dan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Proyek Social Movement dari Perlombaan Penelitian Toyota Eco Youth 13 Finalis Tingkat Nasional.
“Inovasi mereka ini tentang limbah cangkang Kepiting yang dibuang lingkungan ke laut, keperairan kita. Siswa kita ini berfikir bagaimana memanfaatkan limbah biar tidak tercemar ke perairan dan mereka telah berinovasi memanfaatkan air laut bisa dijadikan sumber alternatif bahan elektrolit untuk menghasilkan listrik untuk menghidupkan lampu dan speaker,” jelasnya.
Sambung Fiqih menjelaskan, mereka menargetkan para Nelayan bagan pancang dapat memanfaatkan karya Produk Eco Project mereka. Dan disisi lain, melakukakan penyelamatan lingkungan limbah berkurang.
Masih di tempat serupa, Shadeq Fikri Nasution dan Fauzan Yudha Azhary mengutarakan kepada Bupati Tapanuli Tengah, pada awalnya mereka melewati alur proposal, dimana siswa SMA Negeri 1 Matauli Pandan ini mendaftar dari 1.125 proposal dari seluruh Indonesia. Dan pihak Toyota menyaring dari 1.125 proposal menjadi 100 proposal terbaik dari Indonesia.
“Dan setelah 100 proposal terbaik, mereka menyaring lagi untuk menjadi 25 proposal, dimana proposal terbaik itu akan bertanding pada bulan Mei Tahun 2025. Alhamdulillah kami dari SMAN 1 Matauli Pandan lulus menjadi 25 finalis dari seluruh Indonesia, untuk itu kami berharap dukungan dari Bapak Bupati Tapanuli Tengah,” ungkap mereka disaksikan kepala Dinas Lingkungan Hidup Tapanuli Tengah.(Jerry).






