Ketua DPD Golkar Tapteng Jadikan Sumpah Pemuda Gerakan Semangat

  • Whatsapp
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tapanuli Tengah, Joneri Sihite

Tapanuli Tengah | SinarlintasNews.com – Dalam rangka Peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober Tahun 2022, Ketua DPD II Golkar Kabupaten Tapanuli Tengah, Joneri Sihite mengajak Pemuda untuk terus melakukan hal yang terbaik  demi bangsa dan negara.

Joneri Sihite mengatakan, peringatan Sumpah Pemuda tidak hanya sekedar seremonial belaka, melainkan menjadi gerakan semangat mewujudkan hal-hal yang baik.

Bacaan Lainnya

“Peringatan Hari Sumpah Pemuda jangan hanya sebatas seremonial saja, dimana pemuda pada zaman sekarang justru sangat dibutuhkan semangat berjuang demi kemajuan bangsa,” kata Joneri, Kamis (27/10/22).

Menurutnya, makna dari kalimat Sumpah Pemuda memberitahukan kepada pemuda-pemudi Indonesia bahwa mereka harus memperjuangkan kemerdekaan bangsa indonesia, mempertahankan kesatuan dan persatuan Indonesia, dan menerapkan sikap Bhineka Tunggal Ika.

“Sebagai generasi milenial jadilah pemuda harapan bangsa yang dapat meneruskan cita-cita bangsa Indonesia serta menjadi pemuda-pemudi milenial yang dapat menggali potensi di daerahnya. Sehingga, dapat memberikan kontribusi bagi daerah masing-masing yang akan memberi pengaruh besar bagi Indonesia,” ungkapnya.

Sumpah Pemuda, merupakan tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ikrar yang diucap dan dianggap sebagai semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia.

“Hari Sumpah Pemuda jatuh pada tanggal 28 Oktober setiap tahunnya. Hari Sumpah Pemuda diperingati sebagai penghormatan atas peristiwa sejarah bangsa, dimana para pemuda menyatakan sumpah yang dicetuskan pada 28 Oktober 1928,”  Tegas Joneri.

Sebagai Kader Partai Golkar, Joneri Sihite juga mengatakan indahnya demokrasi yang saat ini bisa dinikmati oleh seluruh bangsa Indonesia. Menjadi kewajiban bersama untuk tetap menjaga dan merawat demokrasi saat ini agar tetap pada tujuannya bahwa sistem demokrasi adalah jembatan mensejahterakan masyarakat.

“Ini konsensus kebangsaan yang telah disepakati, maka demokrasi jangan sampai bergeser dari tujuannya. Apalah arti demokrasi kalau tujuan besar mensejahterakan rakyat tidak tercapai, makanya Partai Golkar fokus tentang negara kesejahteraan, bagaimana sistem demokrasi sebagai alat untuk mensejahterakan rakyat Indonesia,” Pungkasnya.

Penulis : Jerry

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.