Tqpanuli Tengah | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) menggelar ramah tamah sekaligus pisah sambut Komandan Kodim (Dandim) 0211/Tapanuli Tengah, dari Letkol Inf. Bayu Hanuranto Wicaksono, S.Hub.Int., M.H.I. kepada Letkol Arh. Wahyu Hidayat, S.H., M.Tr.(SOU), di Matahari Mangga Dua Hotel, Kecamatan Pandan, Kamis (23/7/2026).
Suasana berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan. Pergantian kepemimpinan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, Forkopimda, organisasi perangkat daerah (OPD), serta masyarakat, terutama dalam menghadapi situasi kebencanaan di Tapanuli Tengah.
Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Letkol Inf. Bayu Hanuranto Wicaksono atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Kodim 0211/Tapteng.
Menurut Masinton, selama menjalankan tugas di Tapanuli Tengah, Letkol Bayu telah berkontribusi dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus memperkuat koordinasi antara Kodim 0211/Tapteng dengan pemerintah daerah.
“Selamat atas amanah baru yang diemban sebagai Komandan Secata A Rindam I/Bukit Barisan. Semoga pengalaman dan pengabdian selama di Tapanuli Tengah menjadi bekal berharga dalam menjalankan tugas di tempat yang baru,” ujar Masinton.
Masinton juga menyoroti kuatnya sinergi lintas sektor dalam penanganan bencana yang terjadi di wilayah Tapanuli Tengah. Kolaborasi TNI, Polri, pemerintah daerah, Forkopimda, OPD dan masyarakat, kata dia, menjadi kekuatan penting dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat saat kondisi darurat.
Ia menegaskan Pemkab Tapteng berkomitmen menjalankan tata kelola penanganan bencana secara transparan, akuntabel, efektif dan terkoordinasi.
Hal tersebut dinilai penting agar bantuan kepada masyarakat terdampak dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan proses pemulihan dapat berjalan hingga tuntas.
Dalam kesempatan itu, Pemkab Tapteng menyerahkan plakat penghargaan dan cenderamata kepada pejabat lama maupun pejabat baru Dandim 0211/Tapteng.
Bupati Masinton juga mengulosi Letkol Inf. Bayu Hanuranto Wicaksono dan Letkol Arh. Wahyu Hidayat. Prosesi tersebut menjadi simbol penghormatan, penerimaan secara adat, sekaligus doa dan harapan agar keduanya sukses menjalankan amanah di tempat tugas masing-masing.
Sementara itu, Letkol Inf. Bayu Hanuranto Wicaksono menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemkab Tapteng, Forkopimda dan masyarakat selama dirinya menjalankan tugas sebagai Dandim 0211/Tapteng.
Ia turut mengenang dinamika penanganan bencana besar yang terjadi tidak lama setelah dirinya menjabat. Menurutnya, penanganan bencana tersebut tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja, melainkan membutuhkan kerja bersama seluruh pihak.
“Keberhasilan penanganan bencana merupakan buah sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, Bulog, relawan dan masyarakat,” ujarnya.
Bayu juga menekankan pentingnya evaluasi terhadap sistem logistik kebencanaan. Evaluasi diperlukan untuk memperkuat kesiapsiagaan dan memastikan kebutuhan masyarakat dapat dipenuhi secara cepat ketika bencana kembali terjadi.
Sementara Dandim 0211/Tapteng yang baru, Letkol Arh. Wahyu Hidayat, S.H., M.Tr.(SOU), meminta doa restu dan dukungan seluruh pihak untuk melanjutkan program serta kerja sama yang telah dibangun pejabat sebelumnya.
Wahyu sebelumnya menjabat sebagai Komandan Batalyon Artileri Pertahanan Udara (Yonarhanud) 11/Wira Bhuana Yudha (WBY) Binjai.
Ia menegaskan komitmennya memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan di Tapanuli Tengah, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta mendukung percepatan pemulihan pascabencana.
“Memohon doa restu dan dukungan dari seluruh pihak agar kami dapat melanjutkan apa yang sudah dilakukan pejabat sebelumnya dan bersama-sama menjaga kondisi wilayah tetap aman dan kondusif,” ujarnya.
Mewakili Forkopimda Tapanuli Tengah, Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Muhammad Alan Haikel, S.K.M., S.I.K., M.I.K., menegaskan kerja sama lintas sektor merupakan kunci menjaga situasi daerah tetap kondusif.
Menurutnya, soliditas antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat tidak hanya penting untuk menjaga keamanan, tetapi juga mempercepat penanganan dan pemulihan wilayah yang terdampak bencana.
Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah. Momentum tersebut sekaligus menegaskan komitmen bersama untuk mempertahankan soliditas TNI-Polri, Pemkab Tapteng, Forkopimda dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta mendorong percepatan pemulihan dan pembangunan Tapanuli Tengah. (Jerry).
Tidak ada komentar