x

Janter Sinaga Salurkan 5,2 Ton Pupuk untuk 100 KK Korban Banjir di Aek Horsik

waktu baca 3 menit
Rabu, 5 Agu 2026 19:10 sinarlintas

Tapanuli Tengah |  Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam kembali ditunjukkan Janter Sinaga. Melalui usaha pupuk yang dikelolanya, UD. Martunas bersama PT Ruci Tani Jaya Abadi sebagai distributor pupuk, Janter menyalurkan bantuan sebanyak 5,2 ton pupuk kepada 100 kepala keluarga (KK) di Desa Aek Horsik, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, Rabu (5/8/2026).

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap para petani yang hingga kini masih berjuang memulihkan lahan pertanian pascabencana banjir dan longsor yang melanda wilayah itu sejak 25 November 2025.

Pupuk yang disalurkan terdiri dari pupuk dolomit dan pupuk NKCL yang diperuntukkan bagi tanaman buah maupun tanaman berdaun. Bantuan diharapkan dapat membantu petani memperbaiki kondisi tanah dan mempercepat pemulihan produktivitas lahan yang rusak.

Janter Sinaga mengatakan, bantuan tersebut merupakan wujud empati kepada masyarakat yang kehilangan sumber mata pencaharian akibat bencana.

“Begitu banyak lahan pertanian warga yang rusak. Kebun dan sawah tertimbun lumpur, sebagian longsor, dan banyak tanaman mati akibat banjir, seperti pinang, kelapa, karet, durian serta berbagai tanaman lainnya. Apa yang kami berikan hari ini tentu tidak sebanding dengan kerugian yang dialami masyarakat, tetapi setidaknya kami ingin membantu semampu kami,” ujarnya.

Sebagai anak seorang petani, Janter mengaku memahami kesulitan yang sedang dihadapi masyarakat. Menurutnya, para petani membutuhkan dukungan agar dapat kembali bangkit mengelola lahan mereka.

“Saya juga anak petani, jadi saya tahu betul bagaimana beratnya kondisi yang dirasakan para petani saat ini. Kebetulan saya juga memiliki usaha penjualan pupuk melalui UD. Martunas, sehingga saya ingin bantuan ini benar-benar bermanfaat bagi mereka,” katanya.

Janter mengungkapkan, penyaluran di Desa Aek Horsik merupakan bantuan perdana di desa tersebut. Sebelumnya, pihaknya telah menyalurkan sekitar 30 ton pupuk kepada masyarakat terdampak di lima kecamatan di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Ia berharap semangat gotong royong terus tumbuh dalam membantu masyarakat yang sedang mengalami musibah.

“Bencana tidak ada yang menginginkan. Karena itu mari kita bergandengan tangan membantu saudara-saudara kita yang terdampak. Sekecil apa pun bantuan yang diberikan akan sangat berarti bagi mereka. Ke depan kami berharap dapat terus berbagi, bukan hanya kepada korban bencana, tetapi juga kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami juga mendukung pemerintah pusat, provinsi, maupun daerah agar percepatan perbaikan lahan pertanian yang rusak dapat segera dilakukan,” katanya.

Salah seorang penerima bantuan, Nurhayati Panggabean (52), warga Dusun III Desa Aek Horsik, mengaku terharu atas perhatian yang diberikan Janter Sinaga.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti karena sebagian besar petani masih mengalami kesulitan ekonomi sejak bencana terjadi.

“Selama ini kami hanya mampu membeli pupuk eceran satu sampai dua kilogram karena kondisi ekonomi kami sangat sulit. Tetapi Pak Janter memberikan masing-masing 50 kilogram secara gratis. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Semoga Tuhan Yang Maha Esa membalas segala kebaikannya dan usaha UD. Martunas semakin sukses,” ucapnya.

Apresiasi juga disampaikan Sekretaris Desa Aek Horsik, Damendra Marbun. Ia menilai bantuan tersebut sangat membantu masyarakat yang mayoritas menggantungkan hidup dari sektor pertanian.

“Kami mengetahui langsung kondisi masyarakat setelah bencana. Bantuan pupuk ini sangat dibutuhkan karena sebagian besar warga adalah petani. Atas nama Pemerintah Desa Aek Horsik kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Janter Sinaga. Semoga usahanya semakin maju dan terus menjadi berkat bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Tapanuli Tengah Heni Sartika Simanjuntak, aparatur Desa Aek Horsik, serta masyarakat penerima bantuan.

Aksi kemanusiaan yang dilakukan Janter Sinaga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk bersama-sama membantu percepatan pemulihan sektor pertanian di wilayah terdampak bencana, sehingga para petani dapat kembali bangkit dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat. (Red).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA
x
x