Sinarlintasnews.com – Bawaslu Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara diminta untuk segera mengusut dugaan penggelembungan suara pada Pemilu Legislatif DPR RI Dapil II Sumut 2024 di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Kecamatan Idanotae, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara.
Salah satu dugaan penggelembungan terjadi pada suara calon DPR RI dari Partai Golkar nomor urut 4 Syahrul M Pasaribu yang secara signifikan melejit dari Kecamatan Idanotae, Kabupaten Nias Selatan.
Temuan ini diperkuat dengan surat C1 Plano yang ditemukan dari sejumlah saksi di TPS yang mencatat jumlah suara Syahrul Pasaribu sebelumnya diperkirakan kurang lebih dari 3-4 suara disetiap TPS.
Dari informasi yang diperoleh penggelembungan suara tersebut diduga dilakukan mengingat persidangan jumlah suara Syahrul Pasaribu yang tidak jauh beda dengan Trinovi Khairani yang juga calon Anggota DPR RI dari Partai Golkar nomor urut 6.
Menurut keterangan yang mengaku bernama Feli Gulo salah satu sumber menyebutkan, dugaan penggelembungan suara tersebut dilakukan oleh oknum Panwascam dan PPK.
“Dalam hal ini kami meminta dengan tegas agar Bawaslu dan KPU Kabupaten Nias Selatan segera mengusut dugaan ini. Jangan dijadikan Kecamatan Idanotae ini menjadi pasar hitam untuk jual beli suara, karena dikhawatirkan orang lain akan menilai bahwa penyelenggara Pemilu di Nias Selatan bermental rendah dan recehan. Tentu ini akan memperlakukan Nias Selatan sekaligus menghianati suara rakyat dan merugikan caleg lain,” terang Feli pada Jumat (1/3/24).
Selain itu, Sumber menyebutkan bahwa rendahnya moralitas penyelenggara dan pengawas dapat membuka potensi kecurangan dan konflik pada pilkada mendatang. Sehingga dugaan penggelembungan suara tersebut harus segera mungkin diusut tuntas.
“Banyak kecurangan yang terjadi disini bg. Orang itu memang mau memenangkan Syahrul Pasaribu bg. Dibayar orang itu penyelenggara. Kasihan caleg lain bg, tidak ada sampai 1000 suara si Syahrul itu disini, sengaja itu digelembungkan karena takut dia kalah sama Trinovi,” ungkapnya.(red).






