Tapanuli Tengah | Sinarlintasnews.com – Puskesmas Kecamatan Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) masuk 10 besar serta meraih tiga Awards pelayanan Imunitas terbaik se-Sumatera Utara tahun 2024.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Pengelola Imunitas Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), dr. Prima Yosephine, MKM, Plt Kadinkes Sumut yang juga sekaligus Pj Bupati Asahan, Drs. Basarin Yunus, Msi dan Pj Bupati Tapteng, Dr. Sugeng Riyanta, SH, MH yang diserahkan oleh oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tapanuli Tengah, Dr. Erwin Hotmansah Harahap, S.STP, MMk kepada Berianti Palenna Hutagalung, S.Keb selaku Koordinator Imunisasi Puskesmas Lumut pada tanggal 26 Agustus 2024.

Puskesmas Lumut meraih tiga sekaligus penghargaan peringakat pertama dalam pencapaian Indikator Kinerja kegiatan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) dengan pencapaian 92,22%, peringakat pertama dalam pencapaian Indikator Kinerja kegiatan Imunisasi Balita Lengkap (IBL) dengan pencapaian 77,74%, dan peringakat pertama dalam pencapaian Indikator Kinerja kegiatan Imunisasi T2+Wus Hamil dengan pencapaian 84,02% masing-masing periode Januari sampai dengan Agustus tahun 2024.
Berianti Palenna Hutagalung, S.Keb selaku Koordinator Imunisasi menyampaikan. Pencapaian ini tak lepas dari dukungan Pj Bupati Tapteng, Dr. Sugeng Riyanta, SH,MH serta peran serta para kader posyandu, serta tenaga kesehatan di Puskesmas Lumut dalam memenuhi target pemberian imunisasi dasar lengkap pada anak.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada bapak Pj Bupati Tapteng (Sugeng Rianta, red) atas pencapaian ini. Semenjak kepemimpinan pak Sugenglah kami bisa meraih penghargaan ini. Karena atas dukungan pak Sugeng kami khususnya di ruang lingkup kesehatan menjadi lebih semangat,” kata Berianti, Sabtu (28/9/24).
Berianti menyebutkan, Penghargaan tersebut tentu akan menjadi motivasi dan semangat bagi Mereka untuk meningkatkan pencapaian menjadi lebih baik lagi ke depan.
“Dengan capaian ini kiranya bisa menjadi motivasi kami dalam menangani penyakit masyarakat seperti polio ataupun tetanus pada ibu hamil dan juga anak-anak ke depan bisa tereliminasi di Kabupaten Tapanuli Tengah khususnyadi Kecamatan Lumut. Sehingga menghasilkan anak-anak sehat menuju Generasi Emas Indonesia,” haramnya.
Sebelumnya, Dire

ktur Pengelola Imunisasi Prima Yosephine mengatakan bahwa sistem pencatatan dan pelaporan hasil pelayanan imunisasi telah dilaksanakan sejak 2023. Prima menilai, ASIK memungkinkan penyajian hasil pelayanan imunisasi secara cepat, real-time, dan berbasis data individual.
Dia menyebut bahwa setiap sasaran imunisasi dapat memantau hasil pelayanan imunisasi yang telah diterima dan status imunisasinya, dan petugas kesehatan dapat mengakses data hasil pelayanan imunisasi dari seluruh sasaran di wilayah kerjanya.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memotivasi dan memberikan solusi kepada daerah dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi saat melaksanakan program imunisasi dan menginput data agar capaian imunisasi yang sudah dilaksanakan bisa tercatat dan terlaporkan dalam ASIK secara baik, real-time, dan konsisten,” ujarnya.
Berikut adalah 10 puskesmas terbaik dengan cakupan imunisasi rutin tertinggi (IDL, IBL, Antigen baru, BIAS, Td WUS) untuk Januari sampai Agustus 2024 se-Sumatera Utara.
1. Puskesmas Aek Godang, Kota Padang Sidimpuan
2. Puskesmas Lumut, Kabupaten Tapanuli Tengah.
3. Puskesmas Araskabu, Kabupaten Deli Serdang.
4. Puskesmas Perlayuan, Kabupaten Labuhan Batu.
5. Puskesmas Langkimat, Kabupaten Padang Lawas Utara.
6. Puskesmas Ujung Batu III, Rokan Hulu.
7. Puskesmas Batu Tunggal, Kabupaten Labuhan Batu.
8. Puskesmas Pangirkiran, Kabupaten Padang Lawas.
9. Puskesmas Ujung Batu I, Kabupaten Rokan Hulu.
10. Puskesmas Tandang Buhit, Kabupaten Toba Samosir. (Jerry).






