Diduga Asal Jadi, LIRA Minta Polres Aceh Tenggara Lidik Proyek Fisik Di SMK PP Kutacane

  • Whatsapp
Ket foto : Proyek pengerjaan fisik SMK PP Kutacane

Aceh Tenggara | SinarlintasNews.com – Ketua Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Aceh Tenggara, Saleh Selian meminta Polres Aceh Tenggara untuk melakukan penyelidikan sejumlah proyek dari pokok pikiran (Pokir) DPRA sumber dana APBA tahun 2022 di SMK Negeri PP Kutacane yang diduga asal jadi.

Saleh Selian menyebutkan, salah satu proyek rehab Asrama Putri diduga kuat dikerjakan asal jadi bahkan pada proyek tersebut juga tidak menunjukkan papan proyek sebagai informasi keterbukaan publik. Sehingga pengerjaan dan pagu dana tidak diketahui.

Bacaan Lainnya

“Keanehan juga pada proyek Bengkel Latih, pihak sekolah tidak diberitahu apa- apa terkait Proyek ini. Mohon kepada penegak hukum khususnya Polres Aceh Tenggara untuk melakukan pemanggilan atau lidik sejumlah proyek di sekolah milik Pemerintah Aceh tersebut. Karena banyak kejanggalan,” ujar Saleh Selian, Selasa (14/2/23).

Dikatakannya, Proyek diduga milik anggota DPRA dapil VIII Aceh Tenggara – Gayo Lues, pengerjaan yang asal jadi juga terjadi pada proyek pemasangan batu Paving Blok tempat parkir dengan pagu Rp 154.731.000. Namun pengerjaan ini tidak sesuai Spesifikasi dimana seharusnya ukuran Batu Paving blok seharusnya dipasang ukuran 17 x 19,5 cm ketebalan 6 cm.

“Namum fakta dilapangan dipasang batu paving blok ukuran 17 x 18 cm ketebalan 5 cm , dan di duga batu paving blok yang dipasang adalah produk gagal yang telah disimpan lebin dua tahun namun dipasangkan,” Kata Saleh Selian.

Akibat dari pengerjaan asal asalan, kini hasilnya bergelombang dan permukaan tidak tertata rapi bahkan rerumputan telah tumbuh diduga karena pada waktu pemasangan tanpa menggunakan timbunan krikil
sebagai dasar objek.

Begitupun proyek rehabilitasi ruang juga diduga bermasalah, dimana proyek ini tanpa dipasang Instalitasi air, pintu kamar mandi tidak ada serta pemasangan Plafon yang asal asalan. Bahkan belum genap tiga bulan umur proyek plafon sudah dua kali jatuh.

“Ini kiranya menjadi atensi Polres Aceh Tenggara untuk melakukan pemanggilan baik rekanan serta pihak konsultan pengawas maupun pihak penerima mamfaat , bahkan pada proyek ruang guru ini pemasangan keramik langsung dipasang tanpa membongkar serta memecahkan lantai yang ada sebelumnya artinya keramik langsung ditempel diatas lantai sebelumnya. Keramik mulai pecah pecah padahal baru tiga bulan,” kata Saleh lagi.

Seperti diketahui, diduga pihak konsultan pengawas proyek membiarkan melakukan perbuatan curang adalah korupsi sesuai pasal 7 ayat 1 huruf b UU nomor 31 tahun 1999 jo.UU nomor 20 tahun 2001. Begitu juga pemborong berbuat curang adalah korupsi sesuai pasal 7 ayat 1 huruf a UU nomor 31 tahun 1999 jo.nomor 20 tahun 2001, dimana kami diduga kuat bahwa pihak konsultan pengawas peroyek melakukan konspirasi didalam perbuatan curang dalam pengerjaan proyek . Hal yang sama diduga telah terjadi korupsi pada pemasangan paving blok dilingkungan SMA Negeri 1 Lawe Alas , sumber dana APBA pokir DPRA .

Berikut daftar proyek pokir DPRA tahun 2022 dilingkungan SMK – PP Kutacane aceh tenggara .

Adapun sejumlah proyek tersebut 1. Rehabilitasi pemasangan paving blok tempat parkir nilai kontrak Rp.154.731.000 , pelaksana cv. mitra media mandiri, pengawas cv. focus consultant .

2. Proyek rabat beton , nilai kontrak Rp. 167 .312. 800 pengawas cv. putra mandiri konsultan

3. Pembangunan tempat parkir , nilai kontrak Rp.159.040.700 pengawas cv. twin konsultant

4. Rehabilitasi ruang guru , nilai kontrak Rp.166.694.200 , pengawas cv. twin konsultant

5. Rehab RKB , nilai kontrak Rp.165.107.000 , pengawas cv. fokus consultant

6. Pemasangan paving blok , nilai kontrak

7. Proyek rehab asrama putri tanpa plang proyek , pagu proyek tidak diketahui , jeruji jendela tidak dipasang , Instalasi air tidak tersambung , bola – bola lampu tidak dipasang , dudukan kunci pintu tidak diperbaiki

8. Proyek bengkel latih tidak pake plang proyek pagu proyek tidak diketahui diduga proyek siluman bahkan pintu jeruji dibawa seharusnya turut dipasang.

Penulis : Syahbudin Padang

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *