Bupati Tapteng Tegas: Jogging Track Pantai Pandan Bukan Penggusuran, Tapi Penataan Manusiawi

  • Whatsapp
Foto: Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasarubu.

Tapanuli Tengah – Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, menegaskan bahwa pembangunan jogging track dan penataan kawasan sempadan pantai di sepanjang Pantai Pandan sama sekali tidak bertujuan untuk menggusur masyarakat. Penegasan ini disampaikan langsung di hadapan Ketua dan Anggota DPRD Tapteng saat Rapat Paripurna terkait Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 pada Selasa (23/9/25).

Masinton menjelaskan bahwa isu penggusuran yang beredar belakangan ini hanya upaya menggiring opini dan berpotensi memprovokasi masyarakat. Menurutnya, pemerintah daerah justru ingin menghadirkan pembangunan yang manusiawi, tertib, serta memberi nilai tambah bagi masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Ini bukan soal membongkar bangunan masyarakat. Yang kita lakukan adalah penataan sempadan pantai agar kawasan pesisir bisa indah, bersih, dan bisa dinikmati masyarakat luas. Jadi, tidak ada penggusuran. Pemerintahan saya tidak mengenal pembangunan yang menyengsarakan, melainkan pembangunan yang manusiawi dan beradab,” tegas Masinton.

Bupati juga mengingatkan adanya surat edaran resmi terkait larangan pembangunan bangunan baru di kawasan sempadan pantai dan sungai. Aturan ini, kata dia, penting untuk menjaga ketertiban, kelestarian lingkungan, serta menghindari konflik di tengah masyarakat.

Penataan Pantai, Ruang Publik, dan Lapangan Usaha Baru

Dalam kesempatan itu, Masinton memastikan bahwa pemerintah daerah juga telah menyiapkan area khusus bagi pedagang, termasuk di sekitar Tolkit dan kawasan Pandan. Dengan begitu, aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan, namun kawasan pantai dapat ditata agar lebih bersih, tertib, dan menarik bagi wisatawan.

“Kita punya pantai yang indah, tapi selama ini tidak bisa kita nikmati karena kurang tertata. Melalui penataan jogging track dan area pesisir, pantai Pandan akan lebih indah, lebih beradab, dan tentu bisa menjadi kebanggaan masyarakat Tapanuli Tengah sekaligus daya tarik bagi pengunjung dari luar daerah,” ujarnya.

Peringatan Keras untuk Pihak yang Memprovokasi

Di akhir pernyataannya, Bupati memberikan peringatan tegas kepada pihak-pihak yang mencoba menggoreng isu pembangunan ini dengan menyebarkan kabar menyesatkan. Ia menekankan bahwa pemerintah daerah berkomitmen melaksanakan pembangunan yang transparan, berpihak kepada rakyat, dan tetap menghormati hak-hak masyarakat.

“Jangan ada lagi pihak yang memprovokasi. Mari bersama-sama kita dukung penataan kawasan pantai agar menjadi warisan indah bagi anak cucu kita,” pungkasnya.

Dengan pembangunan yang berorientasi pada keteraturan dan keindahan, pemerintah Tapanuli Tengah berharap pantai Pandan tidak hanya menjadi ikon daerah, tetapi juga pusat pertumbuhan ekonomi baru yang ramah bagi masyarakat dan wisatawan. (Jerry).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *