Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Kades Jago-jago Bangun Jalan Usaha Tani

  • Whatsapp
Foto; Kepla Desa Jago-jago, Laila Fitri Purba bersama Camaat Badiri, Ahmad Saufi Pasaribu saat meninjau langsung pembangunan jalan usaha tani rapat beton di Dusun III Desa Jago-jago pada selasa (1/7/25)

Tapanuli Tengah | Pemerintah Desa Jago-jago, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah meninjau pembangunan  jalan usaha tani rabat beton tepatnya di Dusun III Desa Jago-jago. Kegiatan ini bersumber dari Dana Desa  Tahun Anggaran 2025.

Kepala Desa Sijago-jago, Laili Fitri Purba menyampaikan, pembangunan jalan rabat beton tersebut memiliki volume 268,20 meter dengan mengucurkan anggaran sebesar Rp 309.840.600,-

Bacaan Lainnya

Foto: Plang informasi pembangunan rapat beton di Dusun III Desa Jago-jago.

“Dengan dibangunnya pembangunan jalan rabat beton ini, mudah- mudahan bisa bermanfaat bagi warga sikitar. Kami mengharapkan masyarakat untuk membantu merawat bangunan jalan rabat beton tersebut agar bangunan bisa awet nantinya,” ujar Laila didampingi Camat Badiri, Ahmad Saufi Pasaribu saat meninjau langsung proses pengerjaan rapat beton di Dusun III Desa Jago-jago pada Selasa (1/7/25).

Laila juga menejelaskan, program pembangunan jalan usaha tani tersebut bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur desa sekaligus memberikan lapangan kerja sementara bagi warga setempat, khususnya masyarakat yang terdampak secara ekonomi.

“Pelaksanaan pembangunan melibatkan partisipasi langsung masyarakat desa, sehingga memberikan manfaat ganda, baik dari segi pembangunan fisik maupun peningkatan pendapatan warga. Partisipasi masyarakat sangat penting untuk memastikan bahwa setiap program yang dilaksanakan benar-benar tepat guna dan memberikan manfaat yang besar. Pengawasan yang ketat dan transparansi dalam pengelolaan Dana Desa akan menjamin keberhasilan pembangunan di Desa Jago-jago,” terang Laila.

Sementara itu, Camat Badiri, Ahmad Saufi Pasaribu menambahkan, kehadirannya tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan bahwa setiap penggunaan Dana Desa dilakukan secara transparan, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kegiatan ini sangat penting agar kita bisa memastikan bahwa pembangunan infrastruktur yang dibiayai oleh Dana Desa sudah berjalan dengan baik dan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan,” ujar Ahmad Saufi.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendalami sejauh mana pengelolaan Dana Desa dapat memberikan dampak positif terhadap masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas infrastruktur yang langsung dirasakan oleh warga desa.

“Disini juga kita memastikan kesesuaian pelaksanaan dengan spesifikasi teknis yang telah direncanakan. sehingga jalan yang dibangun dapat bertahan lama dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. (Jerry).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *